Ananda Emira Moeis Akhiri Penantian 16 Tahun Warga

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis (biru muda) ditemani anggota DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng (putih) saat silaturahmi dan syukuran bersama warga.

JURNALTODAY.CO, SAMARINDA –  Nyaris 16 tahun lamamya hanya berupa tanah dan kerap berlumpur saat hujan, akses jalan di Gang Kaganangan, Jalan Kartak Hanyar dan Padat Karya, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, akhirnya mendapat pembangunan semenisasi.

Penantian itu berakhir usai aspirasi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis mendarat disana. Efeknya, sepanjang 400 meter jalan yang dilalui warga pun kini sang at layak dilewati.  Kehadiran jalan yang lebih layak ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah dan masyarakat menuju tempat kerja.

Realisasi pembangunan jalan tersebut kemudian dirayakan warga melalui kegiatan silaturahmi dan syukuran bersama, Minggu (4/9/2026).

16 Tahun Menunggu Jalan Layak

Ketua RT 31, Masrawan, mengatakan kondisi jalan tersebut sebelumnya cukup menyulitkan warga. Selain masih berupa tanah, jalan menjadi berlumpur ketika hujan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

“Jalan ini sudah lama, mungkin hampir 16 tahun masih tanah dan lumpur. Alhamdulillah tahun 2026 ini adanya aspirasi Mbak Nanda, jalan tersebut bisa disemenisasi dan bisa dinikmati oleh warga di sini,” ujar Masrawan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jalan sepanjang hampir 400 meter tersebut memiliki fungsi penting karena menjadi akses tembus yang menghubungkan kawasan permukiman dengan wilayah Padat Karya.

Jalan itu juga banyak digunakan anak-anak untuk menuju sekolah. Selain itu, warga yang bekerja turut merasakan manfaat karena akses perjalanan menjadi lebih singkat dan tidak perlu memutar.

“Untuk transportasi khususnya anak-anak sekolah. Anak-anak yang sekolah di Padat Karya juga lewat sini. Ini jalan tembusan,” katanya.

Warga Minta Drainase Diperbaiki

Meski jalan telah dibangun, Masrawan berharap pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut tidak berhenti pada semenisasi. Ia meminta perbaikan drainase menjadi perhatian berikutnya.

Menurutnya, kawasan tersebut masih rawan mengalami banjir ketika hujan deras. Sebagian saluran drainase juga disebut telah mengalami kerusakan sehingga aliran air tidak berjalan optimal.

“Ke depannya mungkin drainase, karena di sini kalau hujan lebat banjir. Drainasenya juga sudah ada yang runtuh, jadi kalau bisa diperbaiki lagi supaya airnya lancar,” ujarnya.

Ananda: Ini Mandat Rakyat

Ananda Emira Moise mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang telah diperjuangkan hingga akhirnya dapat direalisasikan.

Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk memudahkan akses warga menuju tempat kerja dan anak-anak menuju sekolah.

“Ini yang telah berhasil diperjuangkan dan dilaksanakan. Ini mandat rakyat. Mudah-mudahan bermanfaat untuk banyak orang,” kata Ananda.

Menurut Ananda, jalan tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas lainnya, termasuk berolahraga.

Namun, ia mengingatkan warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Tolong dijaga juga. Betul-betul dijaga supaya bisa bertahan lama,” tegasnya.

Menanggapi persoalan drainase yang disampaikan warga, Ananda mengatakan akan berkoordinasi dengan OPD terknis terkait untuk dilakukan peninjauan lebih lanjut serta mengetahui kondisi teknis di lapangan dan menentukan penanganan yang tepat.(*)