GMNI FKIP UNMUL Gelar Lapak Baca, Dorong Perluasan Ruang Literasi di Kota Samarinda

Lapak Baca yang digelar oleh DPK GMNI FKIP Universitas Mulawarman.

JURNALTODAY.CO, SAMARINDA -Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman (FKIP UNMUL) menggelar kegiatan Lapak Baca GMNI FKIP UNMUL Samarinda sebagai upaya mendorong tumbuhnya ruang-ruang literasi di Kota Samarinda.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Taman Cerdas, Samarinda, tersebut berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WITA. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal GMNI FKIP UNMUL dalam menghadirkan ruang membaca yang terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat.

Komisaris GMNI FKIP UNMUL, Aji Okan, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperluas ruang-ruang literasi di Kota Samarinda.

“Kami berharap semakin luas ruang-ruang literasi yang hadir di Kota Samarinda. Lapak baca ini menjadi salah satu langkah awal bagi GMNI FKIP UNMUL untuk terus menghadirkan kegiatan yang mendorong budaya membaca dan tumbuhnya kesadaran literasi di tengah masyarakat,” ujar Aji Okan.

Menurutnya, literasi tidak semestinya hanya berada di ruang-ruang formal seperti sekolah maupun kampus. Kehadiran ruang baca yang terbuka bagi masyarakat dapat menjadi sarana untuk mempertemukan berbagai kalangan sekaligus membangun kebiasaan membaca di ruang publik.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Lapak Baca GMNI FKIP UNMUL turut bekerja sama dengan Perpustakaan SMP Negeri 4 Samarinda. Kolaborasi tersebut dilakukan agar cakupan kegiatan tidak hanya menyasar kalangan mahasiswa, tetapi juga dapat dihadiri dan dimanfaatkan oleh berbagai lini masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kerja sama tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan budaya literasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Organisasi mahasiswa, institusi pendidikan, komunitas, maupun kelompok masyarakat dapat mengambil peran dalam menciptakan ruang-ruang membaca yang lebih dekat dengan masyarakat.

Aji Okan berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan satu kali, tetapi dapat menjadi awal dari gerakan literasi yang lebih luas di Samarinda.

“Harapannya, ruang-ruang literasi seperti ini semakin menjamur di berbagai kawasan di Samarinda. Tidak hanya dilakukan oleh organisasi, tetapi juga komunitas dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya. Semakin banyak ruang yang dibuka untuk membaca, berdiskusi, dan bertukar gagasan, semakin besar pula kesempatan tumbuhnya kesadaran literasi di masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, GMNI FKIP UNMUL ingin menjadikan membaca bukan sekadar aktivitas individual, tetapi juga bagian dari proses membangun kesadaran bersama. Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang diangkat dalam kegiatan, Dari Membaca, Tumbuh Kesadaran; Dari Kesadaran, Tumbuh Perjuangan.

Ke depan, GMNI FKIP UNMUL berharap semakin banyak pihak yang mengambil inisiatif untuk menghadirkan ruang literasi di berbagai kawasan Kota Samarinda, sehingga budaya membaca dan ruang bertukar gagasan dapat berkembang secara lebih luas di tengah masyarakat.(*)