Perkuat Produksi Perikanan Air Tawar, DKP3 Bontang Fokus Tingkatkan Daya Saing Pembudidaya

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Syamsu Wardi.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Pengembangan budidaya perikanan air tawar terus menjadi salah satu fokus Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya ikan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sarana produksi yang diharapkan mampu mendorong produktivitas kelompok pembudidaya di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Syamsu Wardi, mengatakan penyediaan sarana dan prasarana budidaya merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Dukungan tersebut tidak hanya bertujuan menambah hasil produksi, tetapi juga mendorong penerapan sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Menurutnya, kebutuhan ikan air tawar di Kota Bontang terus menunjukkan potensi yang baik sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan produksi para pembudidaya lokal. Dengan demikian, kebutuhan pasar dapat dipenuhi dari hasil budidaya masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi budidaya seperti kolam bioflok, didukung ketersediaan pakan, benih berkualitas, serta peralatan pendukung lainnya, mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan sekaligus mempercepat pertumbuhan hingga masa panen.

“Harapannya para kelompok pembudidaya dapat mengembangkan usahanya secara lebih optimal sehingga produksi ikan air tawar di Kota Bontang terus meningkat dan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).

Selain meningkatkan produktivitas, penguatan sektor budidaya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Semakin meningkatnya produksi ikan lokal diharapkan dapat menjaga ketersediaan sumber protein bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Bacaan Lainnya

DKP3 juga terus mendorong pendampingan kepada kelompok pembudidaya melalui penyuluh perikanan agar pemanfaatan bantuan maupun teknologi budidaya dapat berjalan secara maksimal.

“Pendampingan tersebut meliputi aspek teknis budidaya, pengelolaan kualitas air, hingga efisiensi penggunaan pakan,” katanya.

Melalui penguatan budidaya perikanan air tawar secara berkelanjutan, DKP3 optimistis sektor perikanan budidaya di Kota Bontang akan semakin berkembang, menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan pembudidaya, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang lebih kuat di daerah.(ADV/Ir)