JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memperbanyak pelaksanaan bursa kerja atau job fair sebagai upaya menekan angka pengangguran yang masih menunjukkan tren peningkatan di Kota Tepian.
Permintaan itu disampaikan Komisi IV DPRD Samarinda saat mengevaluasi pelaksanaan program kerja Disnaker tahun 2026 dan membahas rencana kegiatan tahun anggaran 2027. DPRD menilai program ketenagakerjaan perlu memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, mengatakan peningkatan persentase pengangguran menjadi catatan penting yang harus segera direspons melalui program yang lebih efektif.
“Kami mempertanyakan karena pengangguran terus bertambah secara persentase. Ini menjadi catatan agar ke depan program yang dibuat benar-benar bisa membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan,” kata Harminsyah usai rapat dengar pendapat (10/7/2026).
Menurutnya, pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi tetap perlu dilanjutkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pelatihan yang digelar, melainkan dari seberapa banyak peserta yang akhirnya terserap ke dunia kerja.
Karena itu, DPRD mendorong agar pelaksanaan job fair tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi digelar lebih sering agar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan semakin besar.
“Job fair saya kira tetap harus dilaksanakan setiap tahun, bahkan kalau bisa ditambah menjadi dua atau tiga kali,” ujarnya.
Selain itu, Harminsyah meminta Disnaker lebih aktif membangun komunikasi dengan perusahaan di Samarinda.
Menurutnya, sinergi dengan dunia usaha menjadi kunci agar kebutuhan tenaga kerja dapat dipertemukan dengan pencari kerja melalui program pemerintah.
Komisi IV berharap evaluasi tersebut dapat menjadi dasar bagi Disnaker untuk menyusun program ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran, sehingga mampu menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja di Samarinda.
“Disnaker harus proaktif berkomunikasi dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sehingga masyarakat bisa difasilitasi mendapatkan pekerjaan melalui job fair,” tutupnya. (da/adv)
