Spanyol Kontra Belgia, Siapa Catat Rekor

Laga perempatfinal final antara Spanyol dan Belgia akan jadi ajang adu kuat. Kedua negara siap catatkan rekor pada pertandingan ini.

JURNALTODAY.CO, OLAHRAGA – Laga perempatfinal selanjutnya yang akan mempertemukan Spanyol kontra Belgia diprediksi akan berlangsung seru. Spanyol yang keluar dari permainan tiki taka mereka akan mendapat ujian dari Belgia yang baru saja tampil meyakinkan usai menggasak sekaligus mengubur mimpi tuan rumah, Amerika Serikat.

Perubahan dan Dominasi Spanyol

Spanyol merupakan tim yang sejauh ini memiliki pertahanan yang paling solid. Bayangkan, mereka belum kebobolan sejak fase grup hingga sekarang. Catatan fantastis lainnya, mereka belum terkalahkan dari 35 laga belakangan ini.

Ini memang bukan kebiasaan dari timnas Spanyol. Meski sejak dulu punya bek-bek andal, namun tetap saja, La Furia Roja tidak dikenal sebagai tim dengan sistem pertahanan yang kokoh.

Terakhir bersama generasi emas yang dikomandoi Xavi dan Iniesta, Spanyol lebih dikenal dengan permainan tiki taka mereka. Namun, harus diakui kali ini situasinya jauh berbeda. Jago atau tidak pertahanan mereka, nyatanya belum ada satu pun negara yang mampu membobol gawang Unai Simon.

Pada gelaran kali ini, Spanyol bisa dibilang datang dengan komposisi pemain yang biasa saja. Tidak ada nama istimewa, kecuali Lamine Yamal barangkali. Kendati begitu, letak kekuatan mereka ada disitu. Kedalaman skuad, inti maupun pelapis tidak jomplang. Semua dalam kondisi siap bermain.

Bacaan Lainnya

Maka tidak heran, saat menyingkirkan Portugal di 16 besar lalu, gol Spanyol justru datang dari Mikel Merino. Pemain yang baru masuk beberapa menit, kemudian mampu merubah akhir pertandingan.

Disitulah letak kekuatan Spanyol kali ini, kedalaman skuad yang merata, serta tidak lagi menitikberatkan permainan kepada satu atau dua pemain saja.

Perlawanan Belgia dengan Generasi Emas yang Tersisah

Kondisi serupa sebenarnya datang dari penantang mereka, Belgia. Walaupun harus diakui, Belgia terlambat panas hingga sempat dianggap akan berkahir hanya di penyisihan grup. Nyatanya, mereka sudah sampai di perempatfinal, selangkah lagi ke babak semifinal.

De Rode Duivels—julukan timnas Belgia—sudah tidak sama dengan mereka pada tahun 2022 lalu yang hanya bisa bermain di babak grup. Belgia juga tidak lagi dihuni skuad 2018, tahun generasi emas mereka berjuang hingga mencapai peringkat tiga kompetisi dunia.

Tahun ini, mereka bermain dengan sisa-sisa generasi emas yang mencoba bangkit di penghujung karir. Dan terjadilah. Mereka yang diremehkan sejak awal babak grup, nyatanya kini berebut tiket semifinal dengan Spanyol.

Total 13 gol mereka sarangkan dari babak grup dan kebobolan lima gol. Tentu jadi modal yang baik untuk Belgia. Selain hasil imbang, 1-1 kontra Mesir dan 0-0 melawan Iran, Belgia mampu mencetak gol sekaligus memenangi laga paling sedikit dengan tiga gol pada turnamen ini.

Rekor Pertemuan

Bentrok Spanyol dan Belgia sudah 22 kali secara keseluruhan. 12 kemenangan dicatat Spanyol, lima untuk Belgia dan sisanya imbang. Namun, di skala kompetisi dunia, mereka bertemu dua.

Belgia pernah menyingkirkan Spanyol lewat drama adu pinalti pada tahun 1986. Spanyol kemudian membalas empat tahun kemudian di fase penyisihan grup.

Maka duel antara Spanyol dan Belgia yang akan berlangsung pada Sabtu (11/7/2026) Pukul 03.00 Wita di Stadion Los Angeles nanti, akan menjadi laga yang seru.

Keduanya, selain memperebutkan tiket melawan Prancis di semifinal juga akan menjadi adu gengsi, Belgia memecahkan rekor nirbobol Spanyol, atau Spanyol yang akan memperpanjang rekor tak kebobolan pada laga nanti.(*)