JURNALTODAY.CO, BONTANG – Penguatan kualitas aparatur sipil negara (ASN) terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Bontang. Salah satu langkah yang kini didorong adalah penerapan manajemen talenta sebagai strategi untuk memastikan setiap pegawai ditempatkan dan dikembangkan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Komitmen tersebut mulai diperkuat di lingkungan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang. Seluruh ASN dan PNS mengikuti pemaparan mengenai penerapan Manajemen Talenta Pemerintah Kota Bontang yang digelar di Ruang Rapat DKUMPP, Kamis (9/7/2026).
Kepala DKUMPP Kota Bontang, Eko Arisandi, mengatakan penerapan manajemen talenta merupakan bagian dari transformasi birokrasi yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam meningkatkan kinerja organisasi.
“Melalui sistem tersebut, setiap pegawai didorong untuk terus mengembangkan kompetensi sesuai potensi dan kebutuhan instansi,” tuturnya.
Menurutnya, birokrasi saat ini dituntut mampu bergerak lebih cepat, adaptif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pengelolaan ASN tidak lagi hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga harus mampu memetakan potensi, kompetensi, hingga peluang pengembangan karier setiap pegawai.
Dalam pemaparan tersebut, para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep manajemen talenta, mulai dari proses identifikasi kompetensi, pemetaan potensi pegawai, hingga pengembangan karier berbasis kinerja. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pembinaan ASN yang lebih objektif dan terukur.
Eko menjelaskan bahwa manajemen talenta bukan hanya menjadi instrumen pengembangan individu, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun organisasi yang lebih kuat. Ketika setiap pegawai bekerja sesuai kemampuan terbaiknya, maka kualitas pelayanan publik juga akan meningkat secara signifikan.
“Pengembangan kompetensi ASN menjadi investasi jangka panjang bagi pemerintah daerah,” jelasnya.
Pegawai yang memiliki kapasitas dan integritas tinggi akan lebih siap menghadapi perubahan, termasuk tuntutan digitalisasi layanan, percepatan birokrasi, hingga dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks.
DKUMPP memandang penerapan manajemen talenta juga dapat menciptakan budaya kerja yang lebih kompetitif secara sehat. Pegawai didorong untuk terus meningkatkan kemampuan, berinovasi, dan menunjukkan kinerja terbaik sebagai bagian dari pengembangan karier di lingkungan pemerintah.
Melalui penguatan pemahaman mengenai manajemen talenta, DKUMPP berharap seluruh ASN mampu menjadi aparatur yang adaptif, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan birokrasi modern yang profesional sekaligus mampu mendukung percepatan pembangunan daerah.(ADV/Ir)
