Dirut MMP Dampingi Gubernur Harum Resmikan Jembatan Sungai Nibung

Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud beserta rombongan saat meresmikan Jembatan Sungai Nibung, Desa Pelawan, Kabupaten Kutai Timur.

JURNALTODAY.CO, KUTAI TIMUR – Konektivitas antarwilayah di Provinsi Kalimantan Timur terus diupayakan. Pembangunan infrastruktur pun masif dilaksanakan. Terbaru, Jembatan Sungai Nibung, Desa Pelawan, Kabupaten Kutai Timur, akhirnya diresmikan pada hari Selasa, 24 Februari lalu.

Jembatan ini menjadi penghubung utama antara Desa Kandungan Jaya di Kecamatan Kaubun dengan Kecamatan Karangan itu diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudi Mas’ud yang hadir beserta rombongan.

“Infrastruktur seperti jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi penghubung kehidupan masyarakat. Dengan akses yang lebih mudah, distribusi barang dan jasa semakin lancar, biaya transportasi menurun, dan peluang ekonomi warga meningkat,” kata Rudi dalam sambutannya.

Dilanjut oleh Gubernur, Pemprov Kaltim berkomitmen akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil dan perbatasan guna memastikan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di antara rombongan yang hadir dalam agenda peresmian jembatan Sungai Nibung itu, hadir pula Dirut PT Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim, Muhammad Iqbal.

“Sebagai bagian dari pemerintah provinsi, BUMD PT Migas Mandiri Pratama Kaltim mendukung sepenuhnya upaya Gubernur dalam mengatasi kelancaran transportasi serta membuka jalan utk wilayah yg selama ini terisolir,” ucap Muhammad Ikbal.

Bacaan Lainnya

Dia berharap dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat sudah tidak lagi mengalami kesulitan seperti sebelumnya karena terkendala akses yang sulit. Terlebih, proyek ini sudah direncanakan sejak 2014 dan baru diselesaikan di tahun ini.

“Semoga dengan peresmian jembatan Nibung di Kutai Timur ini kemajuan wilayah dan peningkatan ekonomi masyarakat semakin cepat terwujud,” harapnya.

Sebagai informasi, jembatan Sungai Nibung memiliki panjang sekitar 390 meter. Selain itu, pemerintah juga membangun jalan akses Jembatan Sungai Nibung 1 sepanjang 135 meter, serta jalan akses Jembatan Sungai Nibung 2 sepanjang 500 meter untuk menunjang kelancaran mobilitas.

Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan terbatas, terutama saat musim hujan. Dengan beroperasinya jembatan ini, waktu tempuh antarwilayah kini dapat dipangkas secara signifikan.(**)