Panen Perdana Smart Tani Go to School, DKP3 Bontang Tanamkan Kemandirian Pangan Sejak Dini

Suasana panen kangkung perdana di SDN 009 Bontang Utara

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang terus mendorong edukasi pertanian bagi pelajar melalui program Smart Tani Go to School. Program tersebut diwujudkan melalui budidaya sayuran hidroponik dan polibag yang kini mulai menunjukkan hasil dengan dilaksanakannya panen perdana di sejumlah sekolah dasar.

Sepanjang Mei hingga awal Juni 2026, beberapa sekolah binaan DKP3 berhasil memanen kangkung yang ditanam langsung oleh para siswa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran pertanian dapat diterapkan secara sederhana di lingkungan sekolah sekaligus memberikan pengalaman praktik bagi peserta didik.

Pada Kamis 4 Juni 2026, panen perdana kangkung dilaksanakan di SDN 009 Bontang Utara, Kelurahan Loktuan. Sebelumnya, panen serupa juga dilakukan di SDN 005 Bontang Selatan, Kelurahan Berbas Pantai, pada akhir Mei 2026.

Sementara itu, SDN 002 Bontang Barat telah lebih dahulu memanen kangkung hasil budidaya siswa melalui program Smart Tani pada 22 Mei 2026. Keberhasilan tersebut menunjukkan antusiasme sekolah dan siswa dalam mengembangkan kegiatan bercocok tanam di lingkungan pendidikan.

Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan program Smart Tani Go to School tidak hanya bertujuan menghasilkan sayuran, tetapi juga membangun pemahaman generasi muda tentang pentingnya ketahanan pangan.

Menurutnya, melalui pendampingan yang dilakukan DKP3, para siswa diajarkan berbagai keterampilan dasar pertanian, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga masa panen. Metode hidroponik dan polibag dipilih karena mudah diterapkan di lingkungan sekolah yang memiliki keterbatasan lahan.

Bacaan Lainnya

“Program ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak sejak dini. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara menanam dan merawat tanaman hingga panen,” ujarnya, Kamis (4/6/2025).

Pun diirnya berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan karakter mandiri, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap pangan dan lingkungan.

“Kita ingin, melalui Smart Tani Go to School, dapaf membangun generasi yang lebih memahami pentingnya produksi pangan sekaligus mengenal teknik bercocok tanam modern sebagai bekal di masa depan,” tutupnya.(ADV/Ir)