JURNALTODAY.CO, BONTANG – Di tengah situasi politik Kalimantan Timur yang pengap, angin segar berembus dari kota Taman. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni diundang jadi salah satu pembicara di Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri.
Fokus diskusi nantinya akan lebih banyan membahas sinergi pembangunan daerah, penurunan kemiskinan, stunting, dan pengangguran.
Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri ini merupakan rangkaian dari acara Apresiasi Pemerintah Berprestasi 2026. Kemendagri menggelar agenda ini dengan metode regional. Jika regional Sumatera sudah terselenggara di 25 April 2026 lalu, maka selanjutnya bergerser ke regional Kalimantan.
Agenda ini diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bekerja sama dengan Tempo ini dijadwalkan digelar pada hari Selasa, (5/5/2026) disiarkan langsung dari akun YouTube BSKDN Kemendagri.

Dalam keterangannya, BSKDN menyebutkan forum yang mereka agendakan ini merupakan wadah dialog strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan daerah serta upaya penurunan tingkat pengangguran.
Selain Bunda Neni, sapaan Wali Kota Bontang, kegiatan ini juga turut menghadirkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, serta Bupati Sukamara, Masduki sebagai narasumber.
Turut hadir, Indra Aditya selaku peneliti ketenagakerjaan, dan Wamendagri, Akhmad Wiyagus sebagai pembicara utama. Dipandu oleh jurnalis senior Tempo Media, Rini Kustiani.
Adapun Agenda Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 regional Kalimantan akan diselenggarakan di Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan.
Dilansir dari Tempo, 24 pemerintahan daerah akan mendapatkan apresiasi di kegiatan ini. Untuk kategori Penurunan Tingkat Pengangguran akan ada satu provinsi, tiga kabupaten, dan dua kota yang mendapatkan apresiasi.
Dikategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, Pengendalian Inflasi, dan Creative Financing/Entrepreneur Government.
Sementara baik provinsi, kabupaten, dan kota akan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp 3 Miliar bagi juara pertama, Rp 2 Miliar juara kedua, dan Rp 1 Miliar untuk juara 3.(*)
