Penguatan Internal Jadi Prioritas, Satpol PP Bontang Tingkatkan Kinerja Lewat Evaluasi, Digitalisasi, dan Pembinaan Fisik

Suasana rapat koordinasi dan kegiatan teknis Satpol PP Bontang.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bontang terus memperkuat kapasitas organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar rangkaian rapat koordinasi dan kegiatan teknis yang difokuskan pada evaluasi kinerja, penguatan administrasi kepegawaian, hingga pembinaan fisik personel, Selasa (7/7/2026).

Kepala Satpol PP Bontang, Eddy Foreswanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen instansinya dalam meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Kota Bontang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kerja yang menjadi wadah bagi seluruh jajaran untuk meninjau pelaksanaan program dan tugas yang telah berjalan.

Dalam forum tersebut, berbagai capaian maupun kendala di lapangan dibahas sebagai bahan evaluasi untuk menyusun langkah-langkah strategis yang lebih efektif pada periode berikutnya.

Menurutnya, evaluasi rutin sangat penting agar setiap personel memahami target kinerja sekaligus mampu memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan. Dengan koordinasi yang baik, pelaksanaan tugas di lapangan diharapkan semakin terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Melalui rapat koordinasi ini kami ingin memastikan seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terhadap target organisasi. Evaluasi menjadi bagian penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus memperkuat sinergi antarbidang,” ujarnya.

Setelah rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan Pendampingan atau Coaching Clinic Unggah Berkas DMS ke aplikasi myASN. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan seluruh pegawai dapat melengkapi administrasi kepegawaian secara benar sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan digital yang telah diterapkan pemerintah.

Eddy menjelaskan transformasi digital di bidang kepegawaian menuntut setiap aparatur sipil negara mampu beradaptasi dengan sistem yang semakin modern. Karena itu, pendampingan dilakukan agar seluruh personel tidak mengalami kendala dalam pengelolaan dokumen maupun pemenuhan administrasi melalui aplikasi myASN.

Sebagai penutup, Satpol PP Kota Bontang menggelar Rapat Pembinaan Fisik Sepak Bola dan Mini Soccer. Kegiatan tersebut tidak hanya membahas pelaksanaan pembinaan olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebugaran, disiplin, kekompakan, dan semangat sportivitas yang sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah di lapangan.

“Peningkatan kompetensi, koordinasi yang solid, serta pembinaan fisik yang berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi Satpol PP dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnua.

Melalui penguatan internal tersebut, Satpol PP Kota Bontang berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat secara profesional dan humanis.(ADV/Ir)