Begini Penampakan Menu di Ompreng MBG SMP Vidatra, Sebelum Siswa-Guru Alami Mual hingga Diare

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Kepada jurnaltoday.co, salah satu guru SMP Vidatra membagikan penampakan ompreng menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa dan guru SMP Vidatra, Senin (10/8/2026), yang diduga membuat sejumlah guru dan siswa mengalami keracunan makanan.

Dalam satu ompreng terlihat nasi, ayam suwir, tumis wortel, olahan tahu, serta buah jeruk. Menu tersebut disantap sekitar pukul 09.50 Wita sebelum keluhan mulai dirasakan saat kegiatan belajar berlangsung.

Meskipun begitu, Guru Vidatra Yeni Astuty mengatakan tidak ada yang aneh saat ompreng di buka.

“Normal,” ujar Yeni, salah seorang narasumber, saat ditanya mengenai aroma makanan dalam ompreng.

Selain itu, Yeni menjelaskan, jumlah warga sekolah yang mengalami keluhan lebih dari angka yang sebelumnya dilaporkan. Pasalnya, keluhan terus bertambah hingga sore hari.

“Lebih dari itu. kemarin bertambah terus,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Keluhan yang dialami beragam, mulai dari sakit perut, diare, mual, muntah, lemas, sesak di bagian dada hingga pingsan.

Menurut Yeni, hampir seluruh orang yang menyantap menu tersebut mengalami gangguan pencernaan, meski tingkat keluhannya berbeda-beda.

“Aslinya semua yang makan sakit perut, diare. Tapi efeknya beda-beda tiap anak. Guru pun diare, mual,” ungkapnya.

Tidak seluruhnya dibawa ke rumah sakit. Sebagian siswa mendapat pemeriksaan dan observasi di lingkungan sekolah, terutama mereka yang mengalami sakit perut maupun sesak di bagian dada.

“Ada yang diobservasi di sekolah. Yang perutnya sakit, dadanya sesak dicek di sekolah, soalnya IGD full,” jelas Yenni.

Sementara siswa yang mengalami kondisi lebih berat dibawa ke IGD RS LNG Badak.

“Yang muntah-muntah, lemas dan pingsan ke IGD,” katanya.

Sebelumnya, dilaporkan Sebanyak 36 siswa dan guru SMP Vidatra, dilaporkan mengalami keluhan mual hingga muntah setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (10/8/2026).

Keluhan mulai dirasakan setelah siswa dan guru menyantap menu MBG sekitar pukul 09.50 Wita. Menu yang dibagikan terdiri dari nasi gurih, ayam suwir, tumis wortel, oseng tahu, dan buah jeruk.

Kepala SMP Vidatra, Solikhin, membenarkan adanya siswa dan guru yang mengalami keluhan tersebut. Pihak sekolah langsung melakukan penanganan dengan melibatkan tenaga kesehatan.

“Benar, Mas. Ada dibawa ke RS LNG dan dipulangkan,” ujarnya.

Menurut Solikhin, kejadian tersebut merupakan yang pertama kali terjadi selama pelaksanaan program MBG di sekolahnya. Pihak sekolah langsung melakukan penanganan setelah mengetahui adanya siswa yang mulai mengalami keluhan.

“Ini kejadian pertama kali,” tuturnya. (rom)