JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang terus memperkuat edukasi pertanian sejak usia dini melalui program SMART TANI GOES TO SCHOOL.
Program tersebut menyasar pelajar sekolah dasar sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap sektor pertanian sekaligus membangun kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan.
Kegiatan kali ini digelar di SDN 001 Bontang Selatan, Jumat (31/7/2026), dan diikuti sekitar 160 siswa-siswi. Program dibuka langsung oleh Kepala DKP3 Kota Bontang dengan menghadirkan materi pengenalan dunia pertanian yang dipadukan dengan praktik lapangan.
Kepala Bidang Pertanian DKP3 Kota Bontang, Fadli, menjelaskan bahwa kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi mengenai pengertian dan manfaat pertanian, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada para siswa melalui praktik menyemai benih, membuat media tanam, hingga mencampur bahan tanam.
Menurutnya, metode pembelajaran berbasis praktik dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami proses budidaya tanaman sekaligus mengenal asal-usul pangan yang mereka konsumsi setiap hari.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak sejak dini. Mereka tidak hanya mendengar materi, tetapi juga merasakan langsung bagaimana proses awal menanam, sehingga diharapkan tumbuh rasa peduli terhadap pertanian dan lingkungan,” ujar Fadli.
Ia menambahkan, program SMART TANI GOES TO SCHOOL merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Bontang melalui DKP3 dengan sekolah dalam membangun generasi yang memiliki kepedulian terhadap sektor pertanian.
Selain memperkenalkan teknik dasar bercocok tanam, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter peserta didik. Anak-anak diajak memahami pentingnya disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab dalam merawat tanaman, sekaligus menghargai peran petani sebagai penyedia pangan.
Fadli menilai pendidikan pertanian sejak usia sekolah dasar menjadi investasi jangka panjang dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Melalui pengalaman belajar yang menyenangkan, diharapkan lahir generasi yang lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan keberlanjutan produksi pangan.
Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai proses produksi pangan, mengasah keterampilan motorik melalui praktik langsung, serta menumbuhkan minat terhadap bidang pertanian sebagai bagian dari pembangunan masa depan Kota Bontang.(ADV/Ir)
