DKP3 Bontang Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi Potensi Bencana

Sosialisasi pemahaman terkait risiko bencana di wilayah pesisir.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang terus memperkuat kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana melalui kegiatan penyadartahuan mitigasi bencana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Kegiatan tersebut digelar di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Kota Bontang, Kamis (30/7), bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana yang dapat mengancam kawasan pesisir. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu membentuk masyarakat yang lebih siap menghadapi situasi darurat, sekaligus menjaga keberlanjutan aktivitas perikanan sebagai salah satu sektor unggulan Kota Bontang.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Kota Bontang, Syamsu Wardi, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap berbagai potensi bencana di wilayah pesisir.

Menurutnya, kesiapsiagaan harus dimulai dari kemampuan mengenali ancaman, memahami sistem peringatan dini, hingga mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

“Kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Semakin baik pemahaman masyarakat terhadap potensi ancaman dan langkah mitigasi, maka dampak yang ditimbulkan dapat ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, Kota Bontang memiliki karakteristik wilayah pesisir dengan aktivitas perikanan yang cukup tinggi. Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi kebutuhan penting agar keselamatan warga tetap terjaga tanpa mengganggu keberlangsungan usaha nelayan, pembudidaya ikan, maupun pelaku usaha kelautan dan perikanan lainnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya koordinasi dan respons cepat dalam menghadapi kondisi darurat.

Kolaborasi antara DKP3 Kota Bontang dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur dinilai menjadi bentuk sinergi pemerintah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di kawasan pesisir.

“Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang tangguh sekaligus mendukung pembangunan sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan,” jujurnya.

Melalui kegiatan ini, DKP3 Kota Bontang berharap budaya sadar risiko semakin tumbuh di tengah masyarakat pesisir.

Penguatan edukasi mitigasi bencana juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi tantangan perubahan iklim dan berbagai potensi bencana, sehingga aktivitas perikanan tetap berjalan aman, produktif, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Kota Bontang.(ADV/Ir)