JURNALTODAY.CO, BONTANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026, Kamis (28/6/2026).
Ketua Bawaslu Bontang Aldy Altrian didampingi dua komisioner lainnya, Ismail Usman dan Syahriah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga kota Taman untuk mengikuti kegiatan ini.
“Di Kalimantan Timur sendiri, khususnya di Kota Bontang, kuota peserta langsung terpenuhi dengan cepat berkat antusiasme yang tinggi, sehingga kami tidak perlu melakukan perpanjangan waktu pendaftaran,” ucap Aldy.
Ia menjelaskan bahwa program P2P yang tengah mereka laksanakan itu diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Hal yang juga menjadi kebanggan bagi Bawaslu Bontang, yakni keikutsertaan penyandang disabilitas di program P2P kali ini.
Kata Aldy, kehadiran dua peserta penyandang disabilitas tersebut membuktikan bahwa semangat pengawasan pemilu hadir dari seluruh lapisan masyarakat.
Di akhir, Aldy berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini para peserta nantinya bisa lebih memahami tugas pokok Bawaslu serta peran penyelenggara pemilu.
“Kita harus tetap saling berdiskusi dan menjaga komunikasi demi mengawal demokrasi yang bersih di Kota Bontang,” pungkasnya.
Kegiatan P2P ini sendiri menghadirkan total pendaftaran 20 orang, yang selanjutnya diikuti 19 peserta dikarenakan satu peserta lainnya berhalangan hadir.(*)
