DKUMPP Bontang Nilai Hilirisasi Hasil Laut Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Jual Produk IKM

Kepala Bidang Industri DKUMPP Kota Bontang, Muhammad Ridwan.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Potensi hasil laut di Kota Bontang dinilai masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bernilai tambah.

Melalui program pembinaan Industri Kecil dan Menengah (IKM), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang menekankan pentingnya hilirisasi agar komoditas perikanan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Kepala Bidang Industri DKUMPP Kota Bontang, Muhammad Ridwan, mengatakan sektor perikanan merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki daerah. Karena itu, hasil laut tidak seharusnya hanya dijual dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Yang sekarang menjadi fokus adalah hilirisasi industri. Di Bontang ini potensi utamanya ada di sektor perikanan, sehingga bagaimana potensi itu bisa diolah menjadi berbagai produk turunannya,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, banyak produk olahan yang dapat dikembangkan dari hasil perikanan, mulai dari terasi, olahan ikan, hingga aneka makanan siap konsumsi. Diversifikasi produk tersebut dinilai mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus memperluas pasar.

Ridwan mengakui, tantangan terbesar bukan pada ketersediaan bahan baku, melainkan pola pikir sebagian pelaku usaha yang masih nyaman menjual produk secara sederhana tanpa melakukan inovasi. Padahal, perkembangan pasar saat ini menuntut produk yang lebih menarik dan memiliki identitas yang kuat.

Bacaan Lainnya

“Yang lebih penting itu mengubah mindset. Kadang mereka berpikir produk yang sederhana saja sudah laku. Padahal kalau ingin usahanya berkembang, harus berani berinovasi dan memikirkan pasar yang lebih luas,” katanya.

Ia menilai pelaku IKM di Bontang perlu memiliki orientasi untuk memasarkan produknya hingga ke luar daerah, bukan hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal. Dengan kualitas produk yang baik dan kemasan yang menarik, peluang tersebut sangat terbuka.

Untuk mendukung hal itu, DKUMPP rutin memberikan pembinaan kepada pelaku usaha, termasuk pelatihan mengenai pentingnya pengemasan produk. Menurut Ridwan, kemasan bukan hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi konsumen saat memilih barang.

“Pengemasan itu penting. Selain menjaga keamanan produk, tampilannya juga harus mampu menarik perhatian konsumen untuk membeli,” jelasnya.

DKUMPP juga telah menyediakan layanan Klinik Kemasan yang dapat dimanfaatkan pelaku IKM. Melalui fasilitas tersebut, pelaku usaha mendapatkan pendampingan dalam mendesain kemasan, membangun identitas produk, hingga meningkatkan nilai jual melalui strategi branding.

Ridwan berharap semakin banyak pelaku IKM yang memanfaatkan fasilitas pembinaan tersebut agar produk olahan hasil laut dari Bontang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, hilirisasi tidak hanya menciptakan produk baru, tetapi juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing industri lokal dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.(ADV/Ir)