DKP3 Bontang Kaitkan Program Ketahanan Pangan dengan Upaya Cegah Stunting

DKP3 Bontang saat mengikuti rapat birokrasi di Kantor Walikota Bontang.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang tidak hanya berperan dalam menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga mengarahkan programnya untuk mendukung penanganan stunting.

Upaya tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) Tematik yang diikuti DKP3, dengan lima fokus meliputi ketahanan pangan, hilirisasi, inflasi, kemiskinan dan stunting.

Sekretaris DKP3 Kota Bontang, Debora Kristiani, mengatakan sektor ketahanan pangan memiliki keterkaitan erat dengan persoalan stunting. Karena itu, program DKP3 diarahkan agar turut mendukung pemenuhan pangan dan gizi masyarakat.

“Peran ketahanan pangan terkait stunting salah satunya melalui pemantauan pemanfaatan pangan melalui status gizi balita dengan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi atau SKPG,” katanya, Senin (7/9/2026).

Selain pemantauan melalui SKPG, DKP3 juga melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) mengenai keamanan pangan. Edukasi tersebut menjadi bagian penting untuk mendorong masyarakat memahami pangan yang aman dan berkualitas.

DKP3 juga memperkuat sosialisasi B2SA sebagai upaya mendorong pola konsumsi pangan yang beragam dan bergizi. Masyarakat turut didorong memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Bacaan Lainnya

Dukungan terhadap masyarakat juga dilakukan melalui bantuan CPPD. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sehingga akses terhadap pangan tetap terjaga.

Debora menjelaskan, penguatan ketahanan pangan juga dilakukan melalui GPM, pemanfaatan lahan pekarangan, pemantauan sistem informasi harga hingga pengembangan kios pangan. Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk menjaga akses masyarakat terhadap pangan.

Menurutnya, seluruh program DKP3 dalam RB Tematik harus memiliki target yang jelas dan terhubung dengan dokumen perencanaan daerah, mulai dari Renja, Renstra hingga RPJMD.

“Setiap program kegiatan diharapkan mendukung Reformasi Birokrasi sesuai bidang masing-masing yang ada di DKP3,” pungkasnya.(ADV/Ir)