Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Salehuddin, mendorong perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) di Kaltim agar memberikan prioritas pada penyerapan tenaga kerja lokal.
Salehuddin menyampaikan pentingnya memprioritaskan tenaga kerja lokal sebagai tanggung jawab perusahaan PMA terhadap masyarakat setempat.
Meskipun masuknya investasi asing menunjukkan perhatian terhadap Kaltim sebagai destinasi investasi, ia menekankan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi fokus utama.
“Dengan jumlah tersebut, jangan lupa tanggung jawabnya khusus terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Lokal. Sebab kepentingan masyarakat lokal harus menjadi prioritas,” ungkap Salehuddin (9/11/2023).
Politisi Partai Golkar ini menyoroti risiko “kacang lupa kulit,” di mana perusahaan asing bisa terfokus pada eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) tanpa memperhatikan pemberdayaan masyarakat setempat.
“Saya cuman mau ingatkan kalau penyerapan tenaga kerja lokal harus menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Salehuddin mengingatkan perlunya pengawasan ketat terhadap pengembangan infrastruktur oleh pihak eksternal pemerintah.
Dia menekankan bahwa perusahaan PMA juga memiliki kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) yang harus diperhatikan dalam konteks pembangunan daerah.
“Ya kita berharap investasi asing di Kaltim tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga berkontribusi positif terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat lokal,” tutupnya.(Adv)
