JURNALTODAY.CO, BONTANG – Bantuan pangan periode II tahun 2026 mulai disalurkan kepada masyarakat di Kota Bontang. Sebanyak 15.410 keluarga penerima bantuan pangan (PBP) tercatat sebagai penerima program yang diberikan untuk periode Juli, Agustus, hingga September 2026.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang, Debora Kristiani, mengatakan bantuan pangan tersebut diberikan dalam bentuk beras kualitas medium sebanyak 10 kilogram untuk setiap keluarga penerima manfaat per bulan.
“Bantuan pangan periode II sedang disalurkan di Kota Bontang. Jumlah PBP periode II tahun ini sebanyak 15.410 KK,” kata Debora, Sabtu (5/9/2026).
Dengan masa penyaluran selama tiga bulan, masing-masing penerima akan memperoleh total 30 kilogram beras. Program tersebut merupakan bantuan dari Badan Pangan Nasional yang disalurkan melalui Perum Bulog.
Debora menjelaskan, bantuan pangan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Sebelum bantuan didistribusikan kepada masyarakat, DKP3 Bontang terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap beras yang akan disalurkan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas maupun kuantitas beras sesuai dengan ketentuan.
“DKP3 telah melakukan pemeriksaan terhadap kualitas dan kuantitas beras yang akan didistribusikan sebelum bantuan ini disalurkan ke masyarakat,” ujarnya.
Selain pemeriksaan awal, DKP3 juga berperan dalam melakukan pengawasan selama proses penyaluran bantuan pangan berlangsung. Pengawasan dilakukan terhadap keseluruhan proses distribusi agar bantuan dapat diterima oleh keluarga yang telah ditetapkan sebagai penerima.
Menurutnya, keterlibatan DKP3 dalam pengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program bantuan pangan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari kondisi beras hingga proses penyalurannya kepada masyarakat.
Melalui penyaluran bantuan pangan ini, pemerintah diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan rumah tangga penerima sekaligus memberikan dukungan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok di tengah kondisi harga pangan yang dinamis.(ADV/Ir)
