JURNALTODAY.CO, BONTANG – Sejumlah wilayah di Kota Bontang mengalami pemadaman listrik sementara pada Kamis (30/7/2026). PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bontang menegaskan, penghentian pasokan listrik kali ini bukan disebabkan gangguan pada sistem interkoneksi maupun pembangkit, melainkan untuk mendukung pekerjaan pemeliharaan jaringan.
Pemadaman dijadwalkan berlangsung selama empat jam, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 Wita. Adapun wilayah yang terdampak meliputi sebagian Jalan Bhayangkara, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tenis, Jalan Polo Air, Jalan Bulu Tangkis, sebagian Jalan Ahmad Yani, Perumahan Bontang Permai, Perumahan Halal Square, serta kawasan perkantoran di sepanjang ruas jalan tersebut dan sekitarnya.
Manager ULP PLN Bontang, Robertus Richard Laksana, mengatakan penghentian sementara pasokan listrik dilakukan untuk penggantian tiang beton pada jaringan distribusi tegangan menengah (20 kV). Menurutnya, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin guna menjaga keandalan sistem kelistrikan.
“Ini pekerjaan pemeliharaan jaringan distribusi 20 kV berupa penggantian tiang beton. Jadi bukan karena gangguan interkoneksi ataupun pembangkit listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Robertus menjelaskan, pemadaman sementara diperlukan demi menjamin keselamatan petugas yang bekerja di lapangan. Selama proses penggantian tiang berlangsung, jaringan harus dipastikan dalam kondisi tidak bertegangan untuk menghindari risiko kecelakaan kerja.
Ia juga memastikan apabila proses pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal, pasokan listrik akan segera dinormalkan tanpa menunggu hingga pukul 14.00 Wita.
PLN mengimbau pelanggan untuk mencabut atau mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan selama pemadaman berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan arus saat listrik kembali menyala. Masyarakat juga diminta menggunakan sumber listrik alternatif secara aman apabila diperlukan.
Menurut Robertus, pemeliharaan jaringan secara berkala menjadi salah satu upaya PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan sekaligus meminimalkan potensi gangguan listrik di kemudian hari.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Pemeliharaan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan, keamanan, dan kualitas pasokan listrik bagi masyarakat,” pungkasnya. (rom)
