JURNALTODAY.CO, BONTANG – DPRD Bontang meminta pembangunan lanjutan HOP 1 di Kelurahan Satimpo tidak dikerjakan secara parsial. Sejumlah fasilitas penunjang yang dinilai penting diminta mulai dipikirkan sejak pembangunan tahun ini, sehingga tidak berpotensi mengganggu infrastruktur yang telah selesai dibangun.
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menyampaikan hal tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, perencanaan kawasan harus melihat kebutuhan pembangunan secara keseluruhan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan panggung kreasi.
Andi Faizal menilai pembangunan fasilitas tersebut sebaiknya dipersiapkan sejak sekarang. Jangan sampai ketika pembangunan dilanjutkan pada tahun berikutnya, pekerjaan justru mengharuskan adanya pembongkaran atau pengorbanan terhadap infrastruktur yang sudah terbangun.
“Pembangunan panggung bisa dikerjakan tahun ini. Agar pada tahun berikutnya saat pembangunan harus mengorbankan infrastruktur lainnya,” ujarnya.
Selain persoalan fasilitas penunjang, Andi Faizal juga mengingatkan kontraktor agar menjaga kualitas pekerjaan. Proyek lanjutan HOP 1 yang bernilai Rp17,5 miliar tersebut harus dikerjakan sesuai desain yang telah ditetapkan.
Ia memastikan DPRD akan kembali melakukan pengecekan pada Oktober 2026. Pemeriksaan tersebut tidak hanya untuk melihat perkembangan pekerjaan, tetapi juga mencocokkan hasil pembangunan dengan desain.
“Ini di gambarnya bagus. Awas pas jadi nanti jelek. Pasti kami akan minta pertanggungjawaban,” tegasnya.
Jika hasil pekerjaan tidak sesuai dengan desain, Andi Faizal bahkan meminta bagian yang bermasalah untuk dibongkar dan diperbaiki.
“Nanti Oktober kami balik lagi. Kalau tidak bagus, kami minta bongkar,” sambungnya.
Diketahui, pembangunan lanjutan HOP 1 dikerjakan oleh PT Gariyan Alfath Saguna. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 22 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan PUPR Bontang Robysai Manassa Malisa menjelaskan paket pekerjaan tersebut juga mencakup jasa pemeliharaan Gedung Rumah Kreasi Milenial (RKM).
Ia mengatakan pembangunan sarana olahraga tetap mengacu pada desain yang telah ditetapkan. Sementara pembangunan panggung kreasi direncanakan masuk dalam usulan pembangunan tahun depan.
“Anggaran juga include dengan pemeliharaan RKM. Tahun depan kami usulkan juga pembangunan panggung kreasi,” kata Robysai. (rom)
