JURNALTODAY.CO, OLAHRAGA – Jean Philippe Mateta menjadi pembeda dalam laga final Liga Konferensi UEFA. Dia berhasil bawa Crystal Palace juara setelah kalahkan Rayo dengan skor tipis 1-0.
Bertanding di Red Bull Arena Leipzig, Leipzig, Jerman, Kamis (28/5/2026) dini hari tadi, baik Crystal Palace maupun Rayo tampi dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Kedua klub berusaha mencuri keunggulan.
Peluang demi peluang berhasil diciptakan di babak pertama, namun gol yang diusahakan tidak kunjung tiba hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, The Eagles menginisiasi serangan sejak menit awal. Hasilnya setelah beberapa peluang diciptakan, gol akhirnya datang juga.
Berawal dari akselerasi Adam Wharton yang diselesaikan dengan satu sepakan keras dari luar kotak pinalti. Kiper Rayo, Augusto Batalla berusaha amankan gawangnya. Sayang, tepisnya justru jatuh ke kaki Mateta.
Mateta yang berdiri tepat di depan gawang yang menganga dengan bola tepisan yang hinggap dikakinya, tanpa ampun mengayunkan kaki, membuat bola dengan kencang masuk ke gawang Rayo. Crystal Palace unggul di menit 55.
Skor 1-0 tidak mengendurkan jalannya pertandingan. Crystal Palace penuh nafsu menambah gol, sementara Rayo tentu saja berusaha samakan kedudukan.
Namun, banyaknya peluang dari kedua tim yang beradu taktik tidak mampun lagi melahirkan gol lainnya. Crystal Palace pun menjadi pemenang di kompetisi ketiga antarklub UEFA ini.
Dominasi Klub Inggris di Kompetisi UEFA
Ini menjadi piala kedua bagi klub Premier League di kompetisi UEFA. Sebelumnya, Aston Villa lebih dulu mengharumkan nama Premier League usai membawa pulang trofi Liga Eropa.
Dominasi klub Inggris tidak berhenti di raihan Crystal Palace dini hari tadi. Pasalnya, juara Liga Inggris musim ini, Arsenal juga akan melakoni laga final di Liga Champions.
Jika Arsenal berhasil merebut kemenangan dari juara bertahan, Paris Saint Germain (PSG), maka musim 2025/2026 tentu menjadi musim yang indah bagi klub Inggris yang membuktikan dominasi mereka di Eropa.(*)
