Sangatta – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui, menekankan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur pendidikan formal.
Ipui menyatakan bahwa pendidikan formal dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi memiliki dampak signifikan terhadap kualitas SDM di Kutai Timur, terutama bagi pejabat yang berperan dalam pembuatan kebijakan.
“Pendidikan formal memainkan peran krusial dalam membentuk kemampuan pejabat untuk membuat kebijakan yang efektif,” ujar Yan pada Kamis (16/11/2023).
Menurutnya, pejabat yang hanya lulus dari Paket A, B, C akan kesulitan dalam mengambil langkah-langkah kebijakan yang tepat.
“Perlu digarisbawahi bahwa lulusan sekolah paket mungkin tidak dapat menghasilkan kebijakan yang dapat diterapkan secara luas oleh masyarakat,” terangnya.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa investasi dalam pendidikan formal adalah kunci untuk memastikan bahwa para pejabat memiliki landasan pengetahuan yang kuat.
Walau begitu, Ipui juga mengakui bahwa pendidikan tinggi tidak selalu menjamin kesuksesan seseorang di lingkungan sosialnya. Ia menyoroti dilema di mana banyak sarjana menganggur di kampungnya, sementara ada anak-anak yang sukses tanpa melanjutkan pendidikan formal.
Dalam konteks ini, Ipui berharap agar para sarjana di Kutai Timur dapat membawa pengetahuan mereka ke dunia pertanian dan kebun.
“Para sarjana juga bisa menjadi petani dan pekebun yang handal, menggabungkan ilmu yang diperoleh di sekolah dengan praktik di lapangan,” urainya. Meskipun mengakui dilema ini, Ipui menggarisbawahi pentingnya penerapan ilmu dan harapannya bahwa mahasiswa di Kutai Timur dapat mengimplementasikan pengetahuan mereka untuk kemajuan daerah tersebut.(Adv/DPRD Kaltim)
