JURNALTODAY.CO, BONTANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kota Bontang terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang. Salah satu langkah strategis yang tengah dipercepat adalah pembangunan gudang penyimpanan milik Perum Bulog yang diharapkan dapat mulai dibangun pada Juli 2026.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan koordinasi dan audiensi bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara), Rabu (24/6/2026), yang juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat hibah tanah atas nama Perum Bulog.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bersama Kepala DKP3 Bontang Ahmad Aznem, Kepala Kantor Pertanahan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta perwakilan Bapperida Kota Bontang.
Kepala DKP3 Kota Bontang Ahmad Aznem mengatakan, terbitnya sertifikat hibah tanah menjadi tahapan penting untuk mempercepat realisasi pembangunan gudang Bulog di Kota Taman.
Menurutnya, seluruh proses perencanaan telah disiapkan sehingga saat ini tinggal memasuki tahap pembangunan fisik.
“Perencanaan sudah tersedia. Harapan kami bersama Pemerintah Kota Bontang, pembangunan fisik gudang Bulog dapat segera dimulai pada Juli 2026 sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gudang yang akan dibangun memiliki kapasitas penyimpanan cukup besar. Rencananya akan dibangun dua unit gudang dengan kapasitas masing-masing 1.000 ton, sehingga total daya tampung mencapai 2.000 ton.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung pengelolaan cadangan pangan pemerintah sekaligus memperkuat distribusi bahan pangan pokok di Kota Bontang. Dengan kapasitas penyimpanan yang memadai, pasokan pangan dapat lebih terjaga saat terjadi fluktuasi produksi maupun distribusi.
“Gudang Bulog ini menjadi infrastruktur strategis untuk mendukung stabilitas pasokan pangan. Ketika stok tersedia dengan baik, pengendalian harga juga akan lebih mudah dilakukan,” jelasnya.
Ahmad Aznem menambahkan, pembangunan gudang Bulog merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan daerah.
Selain menjamin ketersediaan bahan pokok, keberadaan gudang juga akan mendukung efektivitas program-program pemerintah terkait pengamanan cadangan pangan.
Dengan selesainya proses hibah tanah dan terbitnya sertifikat atas nama Perum Bulog, Pemkot Bontang berharap tahapan pembangunan dapat segera berjalan sesuai rencana.
DKP3 optimistis keberadaan gudang Bulog nantinya akan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat Kota Bontang.(ADV/Ir)
