JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – Pengurus Anak Cabang (PAC) Perjuangan Sungai Pinang sukses menggelar Musyawarah Ranting (Musran), Sabtu (16/5/2026).
Pengurus Ranting di lima kelurahan sudah terbentuk sesuai dengan apa yang menjadi amanah partai. Agenda tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal partai untuk memperkuat struktur organisasi.
Andi Misran, ketua PAC Sungai Pinang menyebut pelaksanaan Musran ini tidak sekedar membentuk struktur saja, melainkan bukti bahwa mesin kepartaian berjalan hingga alarm rumput.
“Agenda ini tidak sekedar menggugurkan tanggung jawab, terisinya struktur di tingkat kelurahan sekaligus menjadi gambaran bahwa kita terus bergerak,” ungkapnya.
Andi Misran menjabarkan proses pembentukan pengurus ranting dilakukan melalui tahapan pengusulan nama kepada DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda, dilanjutkan pleno pembacaan struktur hingga pelantikan pengurus.
“Prosesnya cukup panjang. Alhamdulillah, berkat militansi kader, semua bisa berjalan lancar. Dari pleno hingga pelantikan pengurus,” bebernya.
Dalam susunan baru tersebut, setiap ranting diisi sekitar tujuh orang pengurus. Andi menilai keberadaan pengurus ranting penting untuk memperkuat hubungan partai dengan masyarakat sekaligus mendukung penyerapan aspirasi.
“Karena partai hari ini punya perwakilan di DPRD tingkat kota maupun provinsi, maka pengurus ranting penting untuk membantu penyerapan aspirasi dan memberikan masukan terhadap partai,” jelasnya.
Pasca musyawarah ranting, PAC PDI Perjuangan Sungai Pinang kini mulai mempersiapkan pembentukan anak ranting di tingkat RT.
“Nah anak ranting itu di tingkatan RT. Hari ini masih kita upayakan, tetapi kita diberi keringanan minimal lima ranting kelurahan itu masing-masing bisa punya satu anak ranting,” pungkasnya.
Menurut Andi Misran, langkah tersebut masih dalam proses penjajakan mengingat luasnya wilayah dan banyaknya RT, khususnya di Kelurahan Sungai Pinang Dalam yang memiliki sekitar 114 RT
Adapun lima kecamatan di Sungai Pinang, terdiri dari Temindung Permai, Sungai Pinang Dalam, Mugirejo, Bandara, dan Gunung Lingai.(*)
