JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – Keluhan atas kondisi jalan poros Samarinda-Bontang sejak dahulu sudah disuarakan. Perbaikan demi perbaikan pun perlahan dilaksanakan. Meski begitu, beberapa titik masih ditemukan kondisi yang membahayakan bagi pengendara.
Seperti pemandangan di KM 10 yang disaksikan oleh rombongan Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur saat menggelar monitoring sebagai bagian dari implementasi fungsi pengawasan. Rabu, 20/5/2026).
Di KM 10 sendiri, sedang dilaksanakan perbaikan imbas dari terjadinya longsor. Alat berat tampak digerakkan guna mempercepat pelaksanaan perbaikan.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Sugiyono yang turut hadir dalam rombongan berharap proses pengerjaan bisa berlangsung cepat sehingga bisa dilewati kembali tanpa rasa was-was bagi pengendara.
“Semoga cepat selesai karena hari ini juga proses perbaikan ini sudah dilakukan,”kata Sugiyono.
Kendati mendesak agar pengerjaan bisa dituntaskan sesegera mungkin, Sugiyono mengingatkan agar pekerjaan perbaikan itu dilaksanakan dengan turut memperhatikan hasil yang berkualitas.
Mengingat jalur tersebut kerap dilewati kendaraan dengan tonase besar, aspek daya tahan dan kekuatan konstruksi harus menjadi prioritas utama.
“Kami juga mengingatkan untuk pelaksana menjaga kualitasnya agar kokoh. Karena jalur poros Samarinda–Bontang ini termasuk akses vital,” Sugiyono mengingatkan.
Adapun rombongan Komisi III DPRD Provinsi Kaltim yang hadir dalam monitoring tersebut, yakni Sugiyono, Muhammad Samsun, Arfan, Sayid Muziburrachman, Syarifatul Sya’diah, dan Abdul Rakhman Bolong.(*)
