JURNALTODAY.CO, BONTANG – Komisi A DPRD Kota Bontang menilai edukasi terhadap orang tua menjadi langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan autisme.
Tidak hanya mengandalkan sekolah maupun tenaga terapi, keluarga disebut memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan pendampingan anak berkebutuhan khusus.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, saat melakukan kunjungan ke Autis Center Bontang, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, masih banyak orang tua yang belum memahami cara pendampingan yang tepat bagi anak autisme. Bahkan, sebagian keluarga dinilai masih sulit menerima kondisi anak sehingga berdampak pada proses perkembangan mereka.
“Orang tua perlu diberi pemahaman yang cukup tentang bagaimana mendampingi anak autisme. Karena proses perkembangan anak tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di rumah,” ujarnya.
Saeful menegaskan, pola pendampingan di rumah harus selaras dengan metode yang diterapkan di sekolah maupun tempat terapi. Dengan begitu, proses pembelajaran dan pembentukan perilaku anak dapat berjalan lebih optimal.
Ia mengatakan, anak dengan autisme memiliki kemampuan dan potensi yang dapat berkembang apabila mendapat dukungan yang tepat dari lingkungan sekitar, khususnya keluarga.
Karena itu, Komisi A DPRD Bontang mendorong adanya pelatihan atau edukasi khusus bagi para orang tua agar lebih memahami pola komunikasi dan pola asuh yang sesuai untuk anak berkebutuhan khusus.
Selain edukasi keluarga, Saeful juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap anak autisme. Ia berharap anak-anak berkebutuhan khusus mendapat ruang yang sama untuk tumbuh, belajar, dan bersosialisasi di tengah masyarakat.
“Anak-anak autisme punya potensi. Yang penting adalah bagaimana lingkungan dan keluarga mendukung mereka untuk berkembang,” tutupnya.(adv)
