JURNALTODAY.CO, BONTANG – DPRD Kota Bontang mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar memastikan distribusi seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru berjalan tepat waktu. Hal itu dinilai penting agar program yang menjadi komitmen Pemerintah Kota Bontang dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Anggota DPRD Kota Bontang, M Yusuf, mengapresiasi langkah pemerintah yang tetap mempertahankan program seragam gratis meski kondisi anggaran daerah saat ini terbatas. Pernyataan tersebut disampaikan Yusuf pada Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
“Di tengah kondisi anggaran yang terbatas, pemerintah tetap memprioritaskan kepentingan pendidikan. Ini patut kita apresiasi karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, Yusuf mengingatkan agar pelaksanaan program tidak hanya berhenti pada pengalokasian anggaran, tetapi juga harus dibarengi pengawasan terhadap proses produksi hingga distribusi seragam kepada para siswa.
Ia meminta Disdikbud memastikan proses pengerjaan oleh para penjahit berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menurutnya, keterlambatan penyaluran dapat mengurangi efektivitas program serta memunculkan keluhan di masyarakat.
“Kami berharap seragam gratis ini bisa disalurkan tepat waktu sesuai kesepakatan dengan para penjahit. Jangan sampai siswa harus menunggu terlalu lama karena proses pengerjaan atau distribusi yang terlambat,” tegasnya.
Selain membantu siswa dan orang tua, Yusuf menilai program seragam gratis juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Pasalnya, pengerjaan seragam melibatkan penjahit di Kota Bontang sehingga turut membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat.(adv)
