JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda menilai kontribusi program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor perbankan terhadap pembangunan daerah masih sangat minim.
Kondisi tersebut dinilai membuat pembangunan kota masih terlalu bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan pihaknya mulai mendorong optimalisasi peran perbankan dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Samarinda.
Hal itu disampaikan usai pertemuan Komisi II DPRD Samarinda bersama jajaran Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara di Kantor DPRD Samarinda.
“Kami ingin melihat apa saja kontribusi yang bisa diberikan perbankan untuk Kota Samarinda maupun masyarakat secara umum,” ujar Iswandi.
Menurutnya, selama ini kontribusi sektor perbankan melalui program CSR dinilai belum memberikan dampak besar bagi pembangunan kota maupun kebutuhan masyarakat.
Ia menilai lemahnya komunikasi dan sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pihak perbankan menjadi salah satu penyebab belum optimalnya pemanfaatan dana CSR.
“Karena yang kami lihat, kontribusi CSR ini masih sangat kecil. Padahal kalau komunikasinya lebih baik, banyak program yang sebenarnya bisa dikerjasamakan dengan pemerintah kota,” katanya.
DPRD Samarinda pun berencana memanggil sejumlah instansi terkait untuk memetakan potensi kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, termasuk dengan bank-bank lain secara bertahap.
Langkah tersebut dilakukan agar program CSR dapat diarahkan mendukung kebutuhan pembangunan daerah tanpa seluruhnya bergantung pada pembiayaan APBD.
“Kami ingin memfasilitasi agar ada program pembangunan atau kegiatan pemerintah yang bisa didukung pihak swasta tanpa harus menggunakan anggaran daerah,” tegas Iswandi.
Ia berharap sektor perbankan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan Samarinda, terutama melalui program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung bagi warga.(da/adv)
