Samarinda Kota Terang Dipertanyakan, Banyak Jalan Utama Justru Gelap

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – Sejumlah ruas jalan utama di Kota Samarinda gelap gulita pada malam hari akibat banyak lampu penerangan jalan umum (LPJU) padam. Kondisi ini bahkan terjadi di kawasan strategis, termasuk depan rumah dinas Wali Kota Samarinda di Jalan Letjen S Parman.

Minimnya penerangan jalan itu memicu kekhawatiran meningkatnya tindak kriminalitas, mulai dari pembegalan hingga perampokan terhadap pengguna jalan.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai persoalan LPJU tidak bisa lagi dianggap sebagai masalah estetika kota semata, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat.

“Kita tidak ingin ada aksi kriminal terjadi karena jalanan gelap akibat LPJU yang padam,” kata Deni (14/5/2026).

Ia mengungkapkan, kondisi gelap terjadi di sejumlah titik, di antaranya Jembatan Mahkota II (Jembatan Achmad Amins), Jalan Pahlawan, hingga Jalan Letjen S Parman.

Deni mengaku telah meminta penjelasan langsung kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda terkait lambatnya perbaikan LPJU tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurut hasil koordinasi yang diterimanya, padamnya LPJU di Jembatan Mahkota II dipicu pencurian kabel instalasi beberapa bulan lalu. Sementara di Jalan Pahlawan, kerusakan terjadi karena usia infrastruktur lampu yang sudah tua.

“Banyak lampu di kawasan Pahlawan mati karena struktur tiangnya sudah tidak layak dan kabel bawah tanahnya banyak yang putus. Umurnya sudah lebih dari 15 tahun,” ujarnya.

Ia menyebut Dishub sebenarnya telah mengusulkan peremajaan total LPJU di sejumlah kawasan. Namun, pelaksanaannya masih terkendala keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi keuangan daerah.

“Dishub sekarang masih menunggu anggaran tersedia karena biaya perbaikannya memang cukup besar,” ucapnya.

Politisi Gerindra itu juga menyoroti ironi di tengah gencarnya pembangunan dan penataan wajah kota, sementara banyak jalan protokol justru gelap saat malam hari.

Menurutnya, program Samarinda Kota Terang tidak boleh hanya menjadi slogan tanpa realisasi nyata di lapangan.

“Jangan sampai kota dipercantik, tapi masyarakat justru tidak merasa aman saat melintas di malam hari,” tegasnya.

Komisi III DPRD Samarinda pun meminta Pemkot dan Dishub segera memprioritaskan pembenahan LPJU, terutama di ruas jalan dengan tingkat mobilitas tinggi dan rawan tindak kriminalitas.

“Kami sudah meminta agar perbaikan LPJU dipercepat dan menjadi prioritas utama demi keamanan masyarakat,” pungkas Deni.(da/adv)