Arang Jau Nilai UMKM di Kutim Perlu Pembiayaan dan Pemasaran Keterbukaan Pasar

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur (Kutim), Arang Jau

Sangatta – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur (Kutim), Arang Jau memberikan pandangan positif terhadap perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, UMKM di Kutim telah menunjukkan kemajuan yang baik. Namun, Arang Jau menekankan perlunya koordinasi di tingkat pusat untuk mengelola UMKM secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir di Kutim.

Arang Jau menyatakan bahwa sektor UMKM memiliki keterkaitan dengan berbagai pihak, termasuk aspek pembiayaan dan pemasaran.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa koordinasi di tingkat pusat, melibatkan berbagai Kementerian dan lembaga terkait, sangat diperlukan.

Menurut politisi Golkar ini, koordinasi tersebut melibatkan aspek pembukaan pasar, akses pembiayaan, dan pembinaan UMKM.

“Pertumbuhan UMKM di Kutim semakin maju, dan kami berharap potensi yang ada di Kutim dapat menarik perhatian kementerian luar negeri untuk membuka akses pasar. Selain itu, kementerian BUMN terkait pembiayaan kredit dari bank-bank, termasuk dari kementerian keuangan dengan fasilitas fiskal, perlu terlibat dalam mendukung UMKM,” ujarnya, Jumat (17/11/2023).

Dia juga menyampaikan harapannya agar data UMKM di Kutim dapat divalidasi kembali untuk memastikan keakuratannya.

“Jumlah UMKM di Kutim mencapai 5 ribu, namun perlunya verifikasi lebih lanjut terkait klasifikasi dan posisi wilayah masing-masing UMKM,” terangnya. Hal ini dianggap penting agar basis data yang ada dapat menjadi dasar yang akurat dalam pembuatan kebijakan terkait UMKM di daerah tersebut.(Adv/DPRD Kaltim)