Pengangkutan Sampah di Kutim Masih Belum Usai, Abdi Firdaus Bakal Minta DLH Tambah Anggaran

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Abdi Firdaus

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Abdi Firdaus, menyoroti peningkatan penanganan sampah di beberapa wilayah Kutim untuk mencapai tingkat optimalisasi yang lebih tinggi.

Firdaus menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya, DPRD Kutim telah mengalokasikan dana guna mengatasi masalah sampah sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait bau tidak sedap di sekitar lokasi pembuangan sampah.

Meskipun demikian, upaya tersebut masih dihadapkan pada beberapa kendala, termasuk kebutuhan akan peningkatan sarana dan prasarana (Sapras).

“Pada tahun lalu, kami menganggarkan pembelian dua unit ekskavator sebagai tanggapan terhadap usulan masyarakat,” ujar Firdaus kepada awak media, Jumat (17/11/2023).

Pembahasan Firdaus juga mencakup peran sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja dalam penanganan sampah di daerah Bengalon.

Firdaus menyoroti kebutuhan anggaran untuk pekerja pengangkut sampah di beberapa lokasi seperti Bengalon, Kaliorang, Kaubun, Teluk Pandan, dan Rantau Pulung.

“Saya meminta pemerintah, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk segera mengalokasikan dana untuk kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Firdaus menegaskan niatnya untuk memanggil DLH dan instansi terkait guna mencari solusi cepat dan efektif atas permasalahan sampah.

Firdaus menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan akibat manajemen sampah yang kurang optimal. “Kami akan meminta instansi terkait untuk segera mengatasi masalah ini,” pungkasnya.(Adv/DPRD Kaltim)