JURNALTODAY.CO, OLAHRAGA – Kita tidak akan menulis cerita invasi bangsa Viking ke Inggris. Jelas, itu berbeda dengan apa yang akan kita saksikan pada Minggu (12/7/2026) Pukul 05.00 Wita esok pagi.
Pasalnya, akan ada sejarah lain yang tercatat. Kane atau Haaland, penyerang veteran yang sarat pengalaman atau penyerang muda yang dicap manusia setengah robot.
Norwegia dan Haaland Mendunia
Pesta bola kali ini terasa istimewa dengan kehadiran Norwegia. Selain performa apik mereka di lapangan, tentu juga dengan perayaan menghibur selepas laga yang ditampilkan Norwegia dan diikuti oleh pendukung mereka di tribun.
Hal lain, tentu saja keberadaan Haaland yang mampu menyihir penikmat bola dunia. Penyerang asal klub Manchester City ini tampil memukau lewat penampilannya. Sejauh ini, dia sudah berkontribusi dengan tujuh gol sejak fase grup.
Tidak berlebihan jika mengatakan keberhasilan Norwegia menembus perempatfinal karena andil besar Haaland. Itu terbukti saat dua golnya berhasil menyingkirkan Brasil.
Selain itu, tentu saja pujian juga berhak diterima oleh Martin Odegaard dan kawan-kawan. Lewat permainan kolektif, mereka mampu menumbangkan lawan-lawan mereka. Kali ini, satu kemenangan akan menempatkan mereka ke semifinal.
Jika menoleh ke belakang, catatan mengesankan Norwegia patut diwaspadai Inggris. Haaland cs hanya kalah sekali lawan Prancis karena memainkan pemain cadangan di fase grup, sisanya mereka lewati dengan kemenangan, termasuk laga terakhir yang memulangkan Brasil.
Norwegia diuntungkan dengan keberadaan Martin Odegaard dan Erling Braut Haaland yang dalam beberapa musim terakhir jadi pemain pilar di klub liga Inggris. Keberadaan mereka tentunya menjadi penuntun bagi Norwegia tentang cara dan arah bermain skuad Inggris.
Kejutan Tuchel dan Magis Harry Kane
Sementara Inggris, datang dengan skuad yang diragukan dari awal. Sadar akan hal itu, Thomas Tuchel selaku juru racik pun membuktikan pilihannya tidak sembarangan. Hasilnya mengecewakan bagi mereka yang meragukan. Inggris kini selangkah lagi ke babak semifinal.
Harry Kane jadi pembeda bagi skuad Inggris. Penyerang veteran ini seolah mengatakan kepada para pendukung Inggris bahwa semua baik-baik saja selama dirinya bermain.
Visi, ketenangan dan pengalaman sudah tidak terbantahkan lagi. Membuat Tuchel sedikit lebih tenang jika menunggu gol yang tak kunjung datang. Dari 11 gol Inggris, enam berasal dari kaki Kane, dia juga mencatat satu umpan.
Jika Odegaard dan Haaland jadi pemain kunci Norwegia, maka Inggris sebenarnya bisa cukup tenang. Pasalnya, kedua pemain Norwegia ini mentas di liga Inggris. Beberapa rekan mereka di klub juga kini jadi lawan. Tentu, mereka dinilai cukup faham cara menghentikan kedua pemain ini.
Laga Inggris versus Norwegia memang di atas kertas bukanlah partai dua negara besar. Bagaimanapun, Inggris jauh lebih mentereng dibanding Norwegia yang butuh waktu 28 tahun untuk kembali ke kompetisi ini.
Kendati begitu, keberadaan Norwegia dan Haaland yang sudah sampai di babak perempatfinal tentu saja menjadikan laga ini sangat menarik untuk disaksikan.(*)
