JURNALTODAY.CO, BONTANG – Warga Bontang Lestari diminta bersiap menampung air bersih sebelum distribusi dihentikan sementara pada Sabtu (8/8/2026). Penghentian layanan ini berdampak terhadap sekitar 1.600 sambungan rumah (SR) di kawasan tersebut.
Perumda Tirta Taman akan melakukan shutdown atau pemeliharaan rutin di Water Treatment Plant (WTP) Bontang Lestari. Pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas air yang diterima pelanggan.
Manager Pemasaran Perumda Tirta Taman, Agus Nursaid, mengatakan proses pemeliharaan diperkirakan berlangsung selama satu hari. Untuk mengantisipasi gangguan layanan, pelanggan diminta menampung air secukupnya sebelum distribusi dihentikan.
“Akhir pekan ini mati dulu air di Bontang Lestari. Karena kami mau shutdown rutin alias melakukan pembersihan,” ujar Agus.
Agus menjelaskan, WTP Bontang Lestari memiliki dua sumur yang menjadi bagian dari sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat di kawasan tersebut.
Pemeliharaan dilakukan dengan membersihkan endapan dan kotoran yang terakumulasi selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Pembersihan tersebut diperlukan agar sistem pengolahan dan distribusi air tetap berjalan optimal.
Dalam prosesnya, Perumda Tirta Taman akan mengerahkan puluhan pekerja. Mereka ditargetkan menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar layanan kepada pelanggan dapat kembali normal.
“Pembersihan memakan waktu 12 jam. Sisanya untuk recovery, pengisian kembali air dan siap untuk didistribusikan ke pelanggan,” pungkasnya.
Perumda Tirta Taman mengimbau pelanggan di Bontang Lestari untuk melakukan persiapan dengan menampung air bersih sebelum proses shutdown dimulai. Distribusi diharapkan kembali normal setelah seluruh tahapan pemeliharaan dan proses pemulihan sistem selesai.(rom)
