JURNALTODAY.CO, BONTANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bontang, Joni Alla Padang menyampaikan komitmen partainya terkait isu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang menjadi polemik akhir-akhir ini.
Di sela kehadirannya dalam acara Rakernas I PDI Perjuangan di Jakarta, Joni mengatakan pilkada bukanlah sekedar proses demokrasi prosedural semata, melainkan perwujudan nyata demokrasi sebagai amanat konstitusi.
“Kami meyakini bahwa kepala daerah yang dipilih langsung oleh rakyat memiliki legitimasi politik yang kuat. Keberpihakan yang jelas kepada rakyat serta memiliki tanggung jawab moral dalam bekerja untuk kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kota Bontang ini menjelaskan bahwa demokrasi prosedural yang hanya menekankan mekanisme formal tanpa partisipasi rakyat adalah jalan sunyi menuju matinya demokrasi Indonesia.
“Tampak secara hukum, tetapi kehilangan ruh legitimasi,” tegasnya.
Untuk itu, sambung dia, PDI Perjuangan memilih jalan yang sama dengan kehendak rakyat. Konsisten berdiri pada garis ideologi partai yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.
“Oleh karena itu kami menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga demokrasi, menolak kemunduran demokrasi, dan memastikan pilkada tetap dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” pungkasnya.(*)
