Puluhan Koperasi di Bontang Sudah Gelar RAT, DKUMPP Minta Segera Laporkan Hasilnya

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro DKUMPP Bontang, Muhammad Takwin.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang mengapresiasi koperasi-koperasi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025.

Hingga periode Juni 2026, tercatat sebanyak 29 koperasi telah menyelenggarakan RAT sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro DKUMPP Bontang, Muhammad Takwin, mengatakan RAT merupakan agenda wajib yang menjadi indikator kesehatan sebuah koperasi.

Melalui forum tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada anggota sekaligus menetapkan rencana kerja untuk tahun berikutnya.

“RAT adalah bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Koperasi yang rutin melaksanakan RAT menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan pengelolaan organisasi yang baik,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan data DKUMPP, koperasi yang telah melaksanakan RAT hingga Juni 2026 meliputi Koperasi Kelurahan Merah Putih Bontang Lestari, Koperasi Kelurahan Merah Putih Bontang Baru, Koperasi Kelurahan Merah Putih Guntung.

Bacaan Lainnya

Ada pula, Koperasi Wanita Arumbia 27, Koperasi Cipta Busana, Koperasi Karyawan Yayasan Pendidikan Islam Bahrul Ulum Bontang, Koperasi Karyawan PT Kaltim Jasa Sekuriti, Koperasi Borneo Karya Cemerlang, Koperasi Himpunan Keluarga Kesehatan Badak, dan Koperasi Pegawai Negeri SMKN 1 Bontang.

Selanjutnya, Koperasi Kelurahan Merah Putih Api-Api, Koperasi Kelurahan Merah Putih Satimpo, Koperasi Karyawan Bara Mandiri, Koperasi Simpan Pinjam Citra Mas.

Lalu, Koperasi Kelurahan Merah Putih Loktuan, Koperasi Kelurahan Merah Putih Belimbing, Koperasi Kelurahan Merah Putih Tanjung Laut, Koperasi Karyawan Rumah Sakit Pupuk Kaltim, serta Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim.

Takwin menjelaskan, setelah RAT dilaksanakan, koperasi masih memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan hasil RAT kepada DKUMPP dan melakukan penginputan data melalui aplikasi ODS Mandiri. Langkah ini diperlukan untuk memperbarui data perkoperasian dan memastikan seluruh aktivitas koperasi tercatat dengan baik.

“Kami mengimbau seluruh koperasi yang telah melaksanakan RAT agar segera menyampaikan laporan dan mengisi data pada aplikasi ODS Mandiri. Ini penting untuk mendukung pembinaan dan pengawasan koperasi secara berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak koperasi yang tertib administrasi, maka semakin kuat pula fondasi ekonomi kerakyatan di Kota Bontang. Pemerintah berharap budaya pelaksanaan RAT secara rutin dapat terus meningkat di seluruh koperasi yang ada.

“Melalui RAT, anggota dapat mengetahui kondisi keuangan, program kerja, serta arah pengembangan koperasi secara terbuka. Ini menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan koperasi yang sehat, maju, dan mandiri,” pungkasnya.(ADV/Ir)