JURNALTODAY.CO, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor budidaya perikanan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sarana budidaya perikanan kepada dua kelompok pembudidaya ikan sebagai bagian dari program peningkatan produktivitas sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) oleh Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, didampingi Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya, Syamsu Wardi. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya, para penyuluh perikanan, serta anggota kelompok pembudidaya ikan penerima bantuan.
Adapun kelompok yang menerima bantuan yakni Kelompok Mina Emas Jaya di Kelurahan Gunung Elai dan Kelompok Barokah di Kelurahan Bontang Baru. Bantuan yang diberikan berupa paket sarana budidaya perikanan air tawar yang terdiri atas kolam budidaya, benih ikan, dan pakan.
Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi perikanan budidaya di Kota Bontang.
Menurutnya, sektor budidaya memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya.
“Melalui bantuan ini kami ingin memperkuat kemampuan kelompok pembudidaya ikan agar dapat meningkatkan hasil produksi. Pemerintah hadir memberikan dukungan sarana, namun yang lebih penting adalah bagaimana bantuan ini dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para anggota kelompok,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengembangan sektor perikanan budidaya tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemandirian kelompok pembudidaya.
Dengan dukungan sarana yang memadai, diharapkan kelompok mampu mengembangkan usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Menurut dia, keberhasilan program bantuan tidak hanya ditentukan oleh tersalurkannya sarana budidaya, tetapi juga oleh kesungguhan kelompok dalam mengelola dan memelihara bantuan tersebut. Karena itu, DKP3 akan terus melakukan pembinaan agar bantuan yang diberikan benar-benar menghasilkan dampak nyata.
“Kami berharap seluruh sarana yang diterima dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Jika dikelola secara maksimal, tentu hasil budidaya akan meningkat dan pada akhirnya dapat menambah pendapatan masyarakat pembudidaya ikan di Kota Bontang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Kota Bontang, Syamsu Wardi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kelompok penerima agar dapat langsung dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya.
Ia menambahkan, setelah penyaluran bantuan, DKP3 melalui penyuluh perikanan akan terus memberikan pendampingan kepada kelompok penerima.
“Pendampingan tersebut meliputi aspek teknis budidaya, pengelolaan kelompok, hingga pemanfaatan sarana agar mampu meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan,” jelasnga.
Melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok pembudidaya, DKP3 optimistis sektor perikanan budidaya di Kota Bontang akan terus berkembang.
Selain mendukung ketahanan pangan daerah, penguatan sektor ini juga diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing perikanan budidaya di Kota Bontang.(ADV/Ir)
