OLAHRAGA, JURNALTODAY.CO – Persebaya Surabaya dipaksa tertunduk malu di hadapan pendukungnya sendiri kala melakoni laga bertajuk Super Big Match menjamu Persija Jakarta. Klub Kebangaan Bonek Mania itu dipaksa mengakui keunggulan tamunya 1-3.
Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), anak asuh Edu Perez dibuat keteteran membendung serangan Macan Kemayoran (julukan Persija). Buktinya, mereka sudah tertinggal sejak menit 21. Punggawa muda timnas Indonesia yang bermain di Persija, Dony Tri Pamungkas berhasil mambawa Persija unggul 0-1 atas tuan rumah.
Jelang babak kedua berakhir, kali ini punggawa timnas senior Indonesia, Jordi Amat yang menyarangkan bola ke gawang yang di jaga Ernando Ari. 0-2 Persija unggul hingga turun minum.
Laga pada babak pertama berlangsung cepat dan keras. Terhitung, sang juru adil lapangan Irfan Wahyu Wijanarko mengeluarkan enam kartu kuning.
Memasuki babak kedua, Bajul Ijo (julukan Persebaya) sebenarnya berhasil menceploskan bola ke gawang Carlos Eduardo di menit awal. Sayangnya, gol tersebut dianulir VAR. Wasit menilai terjadi pelanggaran sebelum gol dilahirkan.
Menit 70 Persija menjauh lewat gol dari Allano yang dicetak melalui titik putih. Maxwell yang dilanggar Arief Catur memaksa wasit untuk menunjuk titik putih. Tanpa ragu, Allano berhasil cetak gol ketiga untuk timnya. 0-3 Persebaya tertinggal.
Akhirnya, Leo Lelis berhasil memperkecil ketertinggalan di menit 77. Kemelut yang terjadi di pertahanan Persija berhasil dimanfaatkan dengan baik. Skor berubah 1-3. Sayangnnya, itu merupakan gol terakhir pada pertandingan ini.(*)
