DPRD Bontang Ingatkan Dampak Lingkungan di Balik Pembangunan Drainase Jalan Pattimura

Muhammad Sahib (tengah), Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang.

JURNALTODAY.CO, BONTANG – Pembangunan drainase di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang dinilai penting untuk meningkatkan sistem pengelolaan air dan mengurangi potensi genangan.

Namun, DPRD Bontang mengingatkan agar proyek tersebut juga memperhatikan dampak lingkungan, khususnya berkurangnya ruang hijau akibat penebangan pohon.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan proyek perbaikan drainase yang saat ini dikerjakan pemerintah bertujuan mengoptimalkan aliran air dengan menghubungkan saluran di Jalan Pattimura dan Jalan Ahmad Yani menuju sungai yang bermuara ke laut.

Selain peningkatan fungsi drainase, kawasan tersebut juga direncanakan ditata melalui pembangunan trotoar untuk mendukung estetika serta kenyamanan lingkungan perkotaan.

Meski mendukung pelaksanaan proyek itu, Sahib menilai pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan. Salah satunya terkait keberadaan pohon yang harus ditebang selama proses pengerjaan berlangsung.

“Ada faktor lain yang menyebabkan pohon harus ditebang. Tetapi setelah pembangunan selesai, pemerintah juga harus memikirkan penggantinya,” ujar Sahib, Rabu (24/6/2026).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pembangunan tidak seharusnya hanya berfokus pada aspek fisik semata. Keberadaan pohon memiliki fungsi penting dalam menjaga kualitas udara, mengurangi suhu panas, hingga menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Bontang menyiapkan program penanaman kembali sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

“Jangan sampai pembangunan yang bertujuan memperbaiki kawasan justru membuat lingkungan menjadi lebih gersang. Ini harus menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.

Sahib menambahkan, pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan seharusnya dapat berjalan seiring. Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan ruang terbuka hijau di masa mendatang.(adv)