Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Solo Tiba di Tanah Air, Wagub : Selamat dan Semoga Menjadi Haji Yang Mabrur

Keloter Pertama jamaah haji embarkasi solo tiba di tanah air pada pukul 22. WIB di Bandara Adi Sumarmo Boyolali (Foto: istimewa)

BOYOLALI – Kelompok Terbang (Kloter) Pertama Jemaah haji Embarkasi Solo masa pemulangan telah tiba di tanah air. Kedatangan keloter pertama jemaah haji asal Kabupaten Pati itu mundur sekitar 29 menit dari jadwal semula.

Dari jadwal semula, keloter pertama embarkasi solo tiba pada pukul 22.15 WIB. Namun pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi jamaah haji ini mendarat di bandara Adi Sumarmo, Boyolali pada pukul 22.44 WIB.

“Pesawat yang membawa jemaah haji Kloter Pertama Embarkasi Solo landing di bandara Adi Soemarmo pukul 22.44 WIB. Ada keterlambatan kedatangan karena pesawat antri lepas landas saat transit di bandara Kuala Namu (Sumut),” kata Koordinator Humas PPIH Embarkasi Solo masa pemulangan, Sarip Sahrul Samsudin, Jumat (15/7/2022).

Rombongan jemaah haji tiba di asrama haji Donohudan pukul 23.36 WIB. Mereka langsung diarahkan masuk ke gedung Muzdalifah untuk dilakukan serah terima dari PPIH ke panitia daerah dan diterima langsung oleh Bupati Pati, Haryanto. Total ada 360 jemaah dari kloter 1 asal Kabupaten Pati ini.

Saat masuk ke gedung Muzdalifah, suhu para jemaah pun dipantau dengan alat thermal scanner. Tim kesehatan PPIH Embarkasi Solo masa pemulangan ini juga melakukan tes swab kepada sejumlah jemaah secara acak.

“Alhamdulillah dari pengecekan suhu, dari 360 jemaah tersebut tidak ada yang suhunya di atas 37,5 derajat celsius. Dari tes swab antigen secara acak terhadap 36 jemaah atau 10 persen dari total jemaah hasilnya juga negatif semua,” terang Sarip.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, mengucapkan selamat kepada para jemaah dan semoga menjadi mabrur. Pihaknya juga mendoakan agar kepulangan jemaah dari asrama haji menuju daerah asalnya di Kabupaten Pati selamat sampai tujuan.

“Saya mendoakan dari Asrama Haji Donohudan ini sampai rumahnya masing-masing selamat semuamya, tidak ada halangan apapun,” kata Taj Yasin.

Wagub juga berpesan kepada para jemaah agar tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes). Karena saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.

“Dari aturan sebelum ada COVID pun ketika ada gangguan beberapa hari di rumah setelah bepergian haji dan umrah, diminta untuk melapor. Apalagi saat ini masih ada COViD-19, maka bagi yang masih sakit, batuk, pilek, flu, tolong ketik sampai rumah pakai masker dulu deh. Untuk jaga-jaga,” imbaunya. (*)