Kebakaran Hebat Landa Pasar Segiri Samarinda, 44 Bangunan Hangus

Kobaran api menghanguskan puluhan kios di Pasar Segiri, Samarinda.

JURNALTODAY.CO, SAMARINDA — Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis dini hari. Sedikitnya 44 bangunan dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran pada pukul 04.20 WITA. Unit pemadam tiba di lokasi hanya dalam waktu tiga menit setelah laporan diterima.

Kepala Disdamkarmat Samarinda, Hendra AH, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, termasuk akses jalan yang sempit dan dipenuhi pedagang serta keterbatasan sumber air di lokasi kejadian.

“Operasi pemadaman membutuhkan waktu dua jam tiga puluh lima menit karena armada kesulitan menembus akses jalan dan minimnya sumber air,” ujarnya.

Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar dan dengan cepat merambat di kawasan perdagangan tersebut. Pada tahap awal, sembilan unit mobil pemadam dengan 30 personel dikerahkan untuk mengendalikan api.

Namun, kobaran api terus meluas hingga menghanguskan total 20 kios dan 24 rumah toko. Untuk mempercepat penanganan, Disdamkarmat kemudian menambah kekuatan dengan total 14 unit mobil pemadam dan 50 personel.

Bacaan Lainnya

Upaya pemadaman juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemadam swasta, relawan masyarakat, kepolisian, Dinas Perhubungan, serta tim medis gabungan.

Berkat kerja sama tim di lapangan, petugas berhasil mencegah api merambat lebih luas dan menyelamatkan lima bangunan di sekitar lokasi kejadian.

“Api berhasil dipadamkan secara menyeluruh dan operasi dihentikan pada pukul 07.00 WITA,” kata Hendra.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Meski demikian, kerugian materi diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya bangunan yang terdampak.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang melanda kawasan padat aktivitas ekonomi tersebut.(*)