Samarinda – Sebanyak 24 atlet panahan dari Kalimantan Timur telah resmi dilepas untuk berkompetisi dalam babak kualifikasi atau pra-PON yang akan diadakan di Kota Padjajaran, Bogor, pada periode 18 hingga 24 November 2023. Pelepasan atlet ini dilakukan oleh Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, H. Rusdiansyah Aras, di ruang rapat KONI Kaltim pada Kamis (09/11/2023).
Ketua Umum Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sutomo Jabir, turut hadir dalam pelepasan tersebut. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh KONI kepada cabang olahraga panahan, terutama dalam acara pra-PON.
“Dari support yang diberikan, para atlet telah melewati seleksi yang ketat sebanyak dua kali,” ungkap Sutomo.
Dengan seleksi yang profesional tersebut, ia berharap akan melahirkan atlet-atlet yang siap memberikan kontribusi dalam ajang pra-PON dan membidik setidaknya 2 medali emas. Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas mental atlet.
Ia menggantungkan harapannya pada kemampuan atlet yang dikirim dengan memasang target 2 emas dan berpesan agar stabilitas mental atlet terus terjaga.
“Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan leluasa mengeluarkan kemampuan sebagai wujud tanggung jawab atlet yang diutus oleh pemerintah provinsi Kalimantan Timur melalui KONI,” harapnya.
Sutomo Jabir juga memberi pesan kepada atlet-atlet panahan Kaltim agar terus berkoordinasi dengan pengurus atau manajer mereka, dan berharap agar tidak ada hambatan dalam membuktikan bahwa panahan Kaltim pantas diperhitungkan di tingkat nasional.
“Tentu kita menitipkan prestasi panahan di tangan 24 atlet yang akan berangkat dan saya yakini semua atlet yang terpilih ini adalah atlet yang memiliki peluang mendapatkan medali,” tandasnya. (Adv)
