Samarinda – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun, mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerah, terutama menghadapi kenaikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim Tahun 2024 yang signifikan.
Dengan peningkatan sebesar Rp3 triliun dari APBD Murni 2023, yang mencapai Rp20,67 triliun, Samsun menyoroti perlunya fokus pada pengelolaan belanja di sektor kesehatan dan pendidikan.
“Penting untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah, terutama dalam mengelola belanja di bidang kesehatan dan pendidikan,” ujar Samsun (16/11/2023).
Politisi PDI-P ini juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan APBD 2024, menyebutnya sebagai pencapaian yang sangat tinggi. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan tersebut diarahkan untuk mengatasi berbagai persoalan di Kaltim.
Samsun berharap agar APBD yang lebih tinggi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan wilayah Kaltim secara keseluruhan, mendukung pembangunan di sektor kesehatan dan pendidikan, serta memberikan manfaat nyata untuk peningkatan kesejahteraan.
“Dengan peningkatan nilai APBD, harapannya dapat meningkatkan taraf hidup di semua wilayah di Bumi Etam, dari perkotaan hingga pelosok pedesaan. Namun, kita perlu memastikan bahwa peningkatan ini digunakan secara produktif dan tidak menyisakan sisa belanja yang tidak termanfaatkan,” tambahnya.(Adv)
