Musancab PDIP Berau, Ananda Tekankan Pemenangan 2029 dan Kerja Kerakyatan Harus Berjalan Beriringan

Ananda Emira Moeis, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim.

JURNALTODAY.CO, DAERAH — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Berau menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai bagian dari penguatan struktur dan konsolidasi organisasi partai, Rabu (22/4/2026), di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Berau.

Kegiatan ini melibatkan empat kecamatan, yakni Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Pulau Derawan. Musancab menjadi tahap lanjutan pembentukan struktural dan konsolidasi partai dari tingkat DPD, DPC hingga ke akar rumput salah satunya melalui pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan atau Pengurus Anak Cabang (PAC).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa pelaksanaan Musancab merupakan amanah dari Kongres VI PDI Perjuangan tahun 2025 serta Rakernas I tahun 2026.

“Ini bagian dari proses konsolidasi struktural partai, dari DPD turun ke DPC, dan hari ini kita melaksanakan pembentukan di tingkat PAC atau kecamatan,” ujarnya.

Namun, Ananda menekankan bahwa konsolidasi tidak hanya bersifat administratif. Menurutnya, fokus utama partai tetap pada kerja-kerja kerakyatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Secara administratif ini penting, tapi yang lebih utama adalah bagaimana kita menyatukan gerak langkah dan soliditas partai untuk terus memperjuangkan program-program yang tepat sasaran bagi masyarakat, khususnya di Berau,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua II DPRD Kaltim itu juga mengingatkan dua fokus utama yang harus berjalan beriringan. Selain persiapan menghadapi Pemilu 2029, kader partai diminta tidak mengabaikan kerja nyata di tengah masyarakat.

“Jangan sampai kita hanya fokus pada pemenangan, pembentukan caleg, dan saksi, tapi kerja kerakyatan tidak menjadi prioritas. Dua hal ini harus berjalan seimbang,” katanya.

Lebih jauh, Ananda menyoroti posisi strategis Kabupaten Berau yang dinilai memiliki potensi besar, baik dari sisi geografis maupun ekonomi. Dengan komposisi wilayah sekitar 70 persen pesisir dan 30 persen daratan, serta mencakup 115 kelurahan dan desa, Berau dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang.

“Potensi ekonominya besar sekali, tapi kita melihat pertumbuhan ekonominya masih lambat. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia pun mendorong seluruh jajaran DPC hingga kader di tingkat akar rumput untuk lebih aktif memperjuangkan program-program yang relevan dengan kebutuhan daerah, mulai dari penguatan ekonomi rakyat, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.

“Dengan potensi sebesar ini, Berau harus bisa dimaksimalkan. Kader PDI Perjuangan harus berani bersuara dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Berau, Rudi Mangunsong, menegaskan bahwa target utama Musancab adalah pembenahan struktur partai di tingkat PAC yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Tingkat kecamatan ini yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Di sana ada tawa dan tangis masyarakat, dan itu harus sampai ke petugas partai satu tingkat di atasnya,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kader partai harus hadir secara emosional dan solutif di tengah masyarakat.

“Kalau masyarakat tertawa, kita tertawa bersama. Kalau mereka menangis, kita harus carikan jalan keluarnya. Itulah fungsi partai,” tegasnya.

Rudi juga menekankan pentingnya struktur organisasi yang solid dan berjenjang, mulai dari DPP hingga tingkat anak ranting atau RT. Melalui Musancab, ia mendorong adanya regenerasi yang tetap berpijak pada pengalaman.

“Regenerasi itu penting. Kita butuh kader militan, tapi juga tetap membutuhkan pemikiran dan dedikasi kader struktural lama untuk menjadi contoh bagi pengurus baru,” katanya.

Menurutnya, dinamika berorganisasi tidak selalu mudah, terlebih dengan posisi PDI Perjuangan saat ini sebagai penyeimbang.

“Berorganisasi itu tidak seperti kita makan lombok. Apalagi sekarang posisi kita sebagai penyeimbang, kader harus berani bersuara menyampaikan apa yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menatap Pemilu 2029, Rudi mengaku optimistis dengan tren dukungan masyarakat terhadap PDI Perjuangan, baik secara nasional maupun lokal.

“Kita melihat animo masyarakat masih tinggi. Dengan kerja politik dari DPD, DPC hingga PAC yang saling bergandengan tangan, kita yakin tidak ada hasil yang mengkhianati usaha,” katanya.

Ia pun mematok target konkret bagi PDI Perjuangan di Berau pada 2029 mendatang.

“Target kita jelas, minimal satu kursi untuk unsur pimpinan DPRD Berau,” pungkasnya.(*)