JURNALTODAY.CO, SAMARINDA – Penyampaian aspirasi warga Samarinda Ulu tidak lagi hanya mengandalkan pertemuan tatap muka. Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Sani Bin Husain memperkenalkan aplikasi Sani Mendengar sebagai kanal pengaduan masyarakat yang dapat digunakan kapan saja.
Aplikasi tersebut diluncurkan saat Sani menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di wilayah Jalan Suryanata hingga Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Minggu (4/10/2026).
Sani mengatakan aplikasi itu dibuat agar masyarakat dapat menyampaikan persoalan secara langsung tanpa harus menunggu dirinya turun dalam agenda reses berikutnya.
“Masyarakat bisa terhubung langsung dengan saya 24 jam melalui aplikasi ini,” katanya.
Dalam reses tersebut, warga tetap menyampaikan sejumlah persoalan secara langsung. Infrastruktur jalan dan drainase yang belum tuntas menjadi salah satu keluhan utama. Warga juga meminta perhatian terhadap pelayanan air bersih.
Sani mengatakan aspirasi tersebut akan dikawal melalui fungsi DPRD dan disesuaikan dengan arah pembangunan daerah.
“Dua porsi besar ini akan saya tindaklanjuti sesuai arah RPJMD,” ujarnya.
Ia menilai reses merupakan kesempatan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung sekaligus memastikan persoalan yang disampaikan tidak berhenti sebagai catatan pertemuan.
“Reses adalah kesempatan bagi kami untuk mengidentifikasi kebutuhan nyata masyarakat,” kata Sani.
Selain menyerap aspirasi, Sani membagikan laporan kerja kepada warga sebagai bentuk transparansi kinerja. Ia juga menyerahkan 30 butir telur kepada warga yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pemenuhan pangan bergizi dan pencegahan stunting.
“Satu kalimat dan tekad saya, saya akan perjuangkan semua aspirasi masyarakat,” demikian Sani.(da/adv)
