JURNALTODAY.CO, OLAHRAGA – Swiss berhasil keluar sebagai pemenang dalam laga terakhir babak 16 besar. Granit Xhaka dan kolega berhasil singkirkan Kolombia lewat adu pinalti.
Pertandingan berlangsung cukup ketat. Jual beli serangan terjadi, namun kokohnya dia penjaga gawang di bawah mistar membuat peluang kedua tim sama-sama berhasil dimentahkan.
90 menit waktu normal pun berjalan imbang tanpa gol dan dilanjutkan pada babak perpanjangan waktu. Hasilnya sama. Dua kali babak perpanjangan waktu juga tidak membuahkan perubahan skor. Laga pun harus ditentukan lewat adu pinalti.
Insting dan respon Gregor Kobel serta Camilo Vargas yang tampil gemilang di babak sebelumnya pun diuji kembali untuk memenangi laga tos-tosan ini.
Kolombia menembak pertama. Juan Quintero maju dan berhasil masukkan bola. Granit Xhaka untuk Swiss juga berhasil memasukkan bola. 1-1.
Davinson Sanchez maju sebagai penembak kedua bagi Kolombia. Sepakan bek tengah ini terarah ke tengah mengecoh Kobel, sayang, bola membentur mistar, sebelum jatuh ke tanah dan keluar.
Zeki Amdouni penembak kedua Swiss tidak sia-siakan kegagalan Kolombia. Dengan tenang arahkan bola ke sisi berlawan dari tempat Vargas melompat. Masuk. 1-2.
Jaminton Campaz jadi eksekutor ketiga Kolombia. Arah bola dari sepakan kaki kirinya terbaca Kobel, namun laju bola membuatnya tak sempat tertahan. Masuk. Manuel Akanji maju menendang untuk Swiss. Bola melayang tinggi, di atas mistar. Skor imbang lagi, 2-2.
Kolombia selanjutnya mengirim Cucho Hernandez. Menembak ke sisi kanan gawang. Gregor Kobel lagi-lagi membaca arah bola. Kali ini, bola berhasil ditepis. Kolombia gagal lagi di penendang keempat.
Cedric Itten maju menjadi penendang Swiss. Bola diarahkan ke tengah. Camilo Vargas melompat ke kiri. Bola masuk. 2-3.
Luis Diaz untuk Kolombia jadi penendang kelima. Dengan dingin berhasil taklukkan Kobel. Ruben Vargas maju sebagai eksekutor kelima Swiss sekaligus jadi penentu. Tendangannya berhasil meluncur ke dalam gawang Kolombia. Swiss menang dengan skor 3-4.
Kemenangan ini pun membuat Swiss kembali melangkah ke babak perempatfinal. Tercatat, mereka juga ke babak ini di 72 tahun silam. Catatan paling jauh untuk Swiss melangkah di gelaran akbar ini.
Granit Xhaka pun sudah ditunggu oleh Argentina di delapan besar nanti. Pengalaman menundukkan beberapa negara dari benua Amerika tentu jadi modal berharga untuk Swiss.(*)
