Samarinda – Baharuddin Demmu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menyoroti masalah ketiadaan pasokan listrik di sejumlah desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Ia mendesak pemerintah untuk segera berdiskusi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna mencari solusi atas persoalan ini.
“Persoalan ini merupakan tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kehidupan masyarakat. Sebagai contoh misalnya, di Kukar itu masih banyak desa-desa yang tidak menikmati listrik,” ungkap Baharuddin, Rabu (8/11/2023).
Baharuddin menyarankan agar pemerintah segera mengadakan diskusi dengan pihak PLN untuk mencari solusi terbaik.
“Sebenarnya ini, pemerintah kita sudah ingatkan untuk memanggil direktur PLN untuk berdiskusi,” jelasnya.
Dalam kasus di mana PLN sulit masuk ke daerah tertentu, Baharuddin menyarankan solusi alternatif dengan mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara komunal.
“Kalau PLN-nya tidak bisa masuk ke daerah, maka solusinya adalah membuat PLTS-PLTS yang komunal,” tambahnya.
Politisi PAN ini berharap agar pemerintah fokus dan berjuang untuk memberikan solusi kepada daerah yang masih belum teraliri listrik di Kaltim.
Dengan adanya dorongan dari pihak DPRD, diharapkan permasalahan listrik di desa-desa yang belum teraliri dapat segera mendapatkan perhatian dan penyelesaian yang tepat dari pemerintah daerah.
“Pemerintah wajib memperhatikan dan memperjuangkan daerah yang belum teraliri listrik, sehingga bisa menjamin kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Adv)
