JURNALTODAY.CO, SAMARINDA –Bus Rapid Transit (BRT) Samarinda dirancang menggunakan armada bus medium agar dapat menyesuaikan kondisi jalan dan kapasitas ruas di dalam kota. Moda transportasi massal ini ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 melalui skema Buy the Service (BTS).
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan spesifikasi armada telah dikaji bersama Dinas Perhubungan Samarinda. Karena itu, kondisi geografis dan lebar jalan dinilai tidak menjadi hambatan utama dalam rencana pengoperasian BRT.
“Armada yang digunakan bukan bus besar, melainkan bus medium yang sesuai dengan kapasitas dan luasan jalan kita,” terang Deni (7/10/2026).
Selain menyiapkan armada, pemerintah kota masih harus menyelesaikan sejumlah infrastruktur pendukung. Halte serta titik naik dan turun penumpang menjadi bagian yang sedang dipersiapkan.
“Tinggal infrastrukturnya yang kita persiapkan, salah satunya halte-halte yang belum ada titik pick and drop-nya. Nanti diadakan oleh Dinas Perhubungan untuk melengkapi fasilitas,” kata Deni.
BRT tersebut akan melayani dua koridor utama pada tahap awal. Pengoperasiannya direncanakan menggunakan skema BTS dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui APBN.
Deni mengatakan pembahasan dukungan anggaran Kementerian Perhubungan untuk 2027 kini memasuki tahap finalisasi.
“Kemarin sudah ada obrolan untuk penganggaran di APBN di tahun 2027. Alhamdulillah, dalam rangka menciptakan transportasi massal di Samarinda, kita memang perlu dorongan support APBN,” ujarnya.
Wali Kota Samarinda Andi Harun dijadwalkan bertemu jajaran Kemenhub untuk merampungkan kesepakatan final. DPRD Samarinda menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut.
Menurut Deni, keberadaan transportasi massal dibutuhkan untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menata penggunaan ruang jalan.
Ia menyebut Balikpapan telah menjalankan layanan serupa selama tiga tahun dengan dukungan subsidi pemerintah pusat.
“Tahapannya saat ini juga sudah dalam tahap finalisasi. Mudah-mudahan ini bisa terwujud,” tutup Deni.(da/adv)
