JURNALTODAY.CO, BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Bontang untuk turut ambil bagian dalam menangani persoalan sosial ekonomi masyarakat di sekitar area operasionalnya.
Menurut Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, kehadiran perusahaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan industri, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, keterlibatan tersebut dapat disinergikan dengan program pemerintah daerah, salah satunya melalui program “Tengok Tetangga” yang mendorong kepedulian sosial terhadap kondisi warga di lingkungan terdekat.
“Kami juga minta perusahaan ikut hadir dalam persoalan sosial ekonomi yang ada di sekitar perusahaan sesuai dengan program pemerintah ‘Tengok Tetangga’,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Heri menilai, program tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun solidaritas sosial sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif dunia usaha, berbagai persoalan seperti kemiskinan, pengangguran, hingga keterbatasan akses kebutuhan dasar dapat lebih cepat ditangani.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa perusahaan memiliki peran strategis melalui program tanggung jawab sosial atau CSR yang dapat diarahkan untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Ia juga mendorong agar implementasi program tersebut dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Selain itu, Heri berharap adanya komunikasi yang intens antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat agar setiap program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis upaya penanganan persoalan sosial ekonomi di Kota Bontang dapat berjalan lebih optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(adv)
