Sangatta – Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah progresif dalam mewujudkan kesetaraan gender yang lebih baik, menandai seriusnya fokus pada pengarusutamaan gender di wilayah tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan, menegaskan komitmen kuat terhadap upaya tersebut.
“Komitmen kita bukan hanya sebatas slogan. Kami bersatu untuk mencapai kesetaraan gender yang nyata di Kutai Timur. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh komponen masyarakat,” ungkapnya, Jumat (3/11/2023).
Pengarusutamaan gender, sebagai pendekatan integral, berfokus pada peran dan kepentingan baik pria maupun wanita, dengan tujuan mewujudkan kesetaraan hak, tanggung jawab, dan peluang di berbagai sektor kehidupan.
“Langkah ini diambil untuk mengatasi permasalahan diskriminasi gender dan memberikan peluang yang setara bagi semua individu,” jelasnya.
Kutai Timur kini tengah menggandeng lembaga dan organisasi terkait untuk merancang program pengarusutamaan gender yang komprehensif.
Program ini mencakup edukasi, pelatihan, dan dukungan untuk mendorong partisipasi aktif perempuan dan laki-laki di sektor-sektor kunci, termasuk politik, ekonomi, dan sosial.
Agusriansyah menekankan, “Kami berkomitmen menciptakan lingkungan di mana setiap individu, tanpa memandang gender, dapat mengejar peluang yang sama. Ini adalah langkah krusial menuju masyarakat yang lebih adil dan setara di Kutai Timur.”
Pengarusutamaan gender tidak hanya dianggap sebagai langkah menuju kesetaraan semata, tetapi juga sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan.
“Dengan penguatan posisi perempuan dan penurunan kesenjangan gender, Kutai Timur siap memacu kemajuan yang merata bagi seluruh warga,” bebernya.
DPRD dan pemerintah daerah saat ini tengah bersinergi membentuk tim khusus untuk mengevaluasi dan merumuskan peraturan daerah yang mendukung penuh implementasi pengarusutamaan gender.
“Diharapkan langkah-langkah konkret segera diimplementasikan, membuka jalan bagi Kutai Timur menuju kesetaraan gender yang menjadi cita-cita bersama,” terangnya.
Transformasi menuju pengarusutamaan gender mungkin merupakan perjalanan panjang, namun dengan komitmen dan kerjasama seluruh pihak, Kutai Timur mantap berjalan menuju masa depan yang lebih inklusif dan setara.(Adv/DPRD Kaltim)
