JURNALTODAY.CO, NASIONAL – Desas desus terkait reshuffle kabinet mendapat tanggapan dari istana. Jika sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi menepis kabar itu, beda jawaban dari Seskab Teddy Indra Wijaya.
“Tunggu saja, nanti bapak presiden yang menceritakan,” jawab Teddy saat dikonfirmasi awak media, Selasa (7/4/2026).
Publik menilai reshuffle memang sudah sepatutnya dilakukan guna optimalisasi kerja kabinet prabowo. Terlebih, reshuffle terakhir dilaksanakan pada 5 Februari 2026 lalu.
Jika berkaca pada reshuffle di bulan Februari, isu terkait itu juga sudah menggema sejak bulan Januari. Saat itu, Mensesneg juga sempat menepis kabar di awal bulan Februari.
“Belum ada, belum ada,” tepis Prasetyo Hadi Kala itu menanggapi isu reshuffle.
Hanya berselang hari, reshuffle terjadi. Thomas Djiwandono kala itu terpilih sebagai Gubernur BI. Posisinya di Wamenkeu digantikan Juda Agung.
Kini publik menanti, jika benar akan terjadi reshuffle, siapa yang akan masuk, dan keluar dari Kabinet Merah Putih.(*)
